Bank Indonsesia Lakukan Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bank Indonesia lakukan Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai. SP/JuLian Romadhon
Bank Indonesia lakukan Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai. SP/JuLian Romadhon

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bank Indonesia lakukan Sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai, guna memberikan maanfaat sistem dari pembayaran digital dimasa pandemi Covid 19, pada Minggu (29/11/2020)

Sosialisasi tersebut memaparkan kemudahan dan manfaat menggunakan pembayaran non tunai.

Salah satu program yang sedang di gencarkan oleh dunia usaha merupakan program Qries atau Quick Respon Indonesia Standart.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi XI DPR RI, Bidang Perencanaan Pembangunan Keuangan dan Pembangunan, Indah Kurnia menyampaikan bahwa sosialisasi yang dilakukan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Sangat bermanfaat dan bisa aplikasikan, terlebih di saat masa pandemi karena tidak butuh transaksi tunai," katanya.

Sementara itu, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Dadal Angkoro mengatakan bahwa sosialisasi kali ini merupakan salah satu langkah sesuai tupoksi Bank Indonesia terhadap mekanisme transaksi pembayaran.

"Kami melakukan sosialisasi sistem pembayaran digital ini kepada masyarakat untuk mempermudah dalam melakukan transaksi pembayaran. Hal ini juga membantu para pemilik usaha agar lebih memudah melayani pembeli," katanya kepada Surabaya Pagi.

Nantinya, pendapatan penghasilan dari setiap sektor usaha bisa meningkat, sebab belanja dan pembayaran juga ditunjang dengan sistem online.

"Bagaimana sistem pembayaran tersebut bisa efisien dan mudah di akses oleh masyarakat, nantinya akan memperlancar ekonomi, khusunya menekan biaya," pungkasnya. (Jul/Byt)

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…