Dilepas Presiden, 133 Perusahaan di Indonesia Ikuti Ekspor Global

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Hasil produk dari 133 Perusahaan UKM dan Non UKM resmi dilepas oleh Presiden secara virtual untuk ekspor ke Pasar Global. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Caption: Hasil produk dari 133 Perusahaan UKM dan Non UKM resmi dilepas oleh Presiden secara virtual untuk ekspor ke Pasar Global. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Sebanyak  133 perusahaan terdiri dari 79 perusahaan kategori Non-UKM,  dan sebanyak 54 perusahaan kategori UKM, pada Jumat lalu secara resmi melakukan ekspor untuk pasar global yang di lepas oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual.

Ekspor  dengan total nilai di Desember 2020 ini USD 1,64 miliar, atau setara dengan Rp 23,75 triliun, pelepasannya di PT Bumi Menara Internusa di Wilayah Kecamatan Deket Kabupaten  Lamongan, Jum'at (4/12/2020), sebagai salah satu eksportir yang selama ini menggeluti usaha di bidang perikanan.

Presiden RI Joko Widodo melepas ekspor produk Indonesia yang dilakukan di Lamongan, Jawa Timur; Boyolali, Jawa Tengah; Sunter, DKI Jakarta, dan sejumlah kota lain yang tersebar dalam 16 provinsi secara virtual dari Istana Bogor.

Menurut Presiden RI, kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional adalah peningkatan ekspor, bukan hanya membantu pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja baru, tapi juga untuk menghasilkan devisa dan mengurangi defisit. Ia juga mengajak pelaku usaha untuk tidak menyerah dan lebih jeli melihat peluang pasar ekspor yang masih terbuka lebar.

"Peluang kita sangat besar dari sisi keragaman produk dan komoditi, kreativitas dan kualitas, volume dan tujuan negara ekspor. Kuncinya proaktif dan jangan pasif," ungkap Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo juga berharap agar kegiatan pelepasan ekspor ini menjadi momentum yang berkelanjutan dan menghasilkan ekspor yang terus meningkat.

 

Caption: Mendag, Gubernur Jatim dan bupati Lamongan saat dalam acara pelepasan ekspor ke pasar global di PT Bumi Menara Internusa. SP/MUHAJIRIN KASRUN

Sementara itu, Mendag Agus Suparmanto menjelaskan, pelepasan ekspor secara serentak ini, lanjut Mendag Agus, merupakan upaya peningkatan ekspor non migas di masa pandemi. Selain itu pelepasan ekspor ini juga sebagai langkah konkrit untuk meningkatkan UKM ekspor, menjaga loyal buyers, peningkatan investasi serta menumbuhkan ekonomi nasional di Tahun 2021.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi pemilihan Lamongan, Jawa Timur sebagai pusat pelaksanaan pelepasan ekspor ke pasar global oleh Pemerintah Pusat. "Kami berharap dari 133 eksportir dari 16 provinsi ini bisa meningkatkan proses pemulihan ekonomi nasional. Serta pelepasan langsung oleh Bapak Presiden mampu memberikan dorongan motivasi untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah kami masing-masing," katanya.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Oktober 2020 mencatat surplus USD 17,07 miliar. Surplus tersebut merupakan surplus tertinggi kedua dalam satu dekade terakhir, mendekati nilai surplus pada 2010 yang mencapai USD 22,12 miliar.

PT Bumi Menara Internusa Lamongan sebagai pusat kegiatan pelepasan ekspor ini merupakan eksportir produk perikanan yang produk-produknya telah merambah pasar Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, dan Australia. Selain PT BMI, CV Yukari Cahaya Abadi Lamongan juga termasuk dalam salah satu eksportir dari Jawa Timur.

Caption: Mendag, Gubernur Jatim dan bupati Lamongan saat dalam acara pelepasan ekspor ke pasar global di PT Bumi Menara Internusa. SP/MUHAJIRIN KASRUN

Dengan dipilihnya Lamongan sebagai pusat pelaksanaan pelepasan ekspor ke pasar global oleh Pemerintah Pusat, Bupati Lamongan Fadeli berharap hal ini dapat menjadi motivasi dan dorongan tersendiri bagi pemilik usaha-usaha di Kabupaten Lamongan, baik UKM maupun Non-UKM untuk meningkatkan daya saingnya. Sehingga dengan demikian akan semakin banyak produk yang dapat diekspor dari Lamongan, dan pertumbuhan ekonomi di Lamongan dapat terus meningkat.

Di Lamongan sendiri, nilai ekspor dari perdagangan besar Rp 545,3 miliar dengan jenis produk ekspor antar lain alas kaki dan mebelair. Selain itu, produk UMKM Lamongan memiliki besar nilai ekspor yang mencapai Rp 55,7 miliar dengan produk antara lain kerajinan, pupuk, dan ikan olahan. Khusus ekspor yang dilakukan PT BMI Lamongan yang berupa udang beku (Shrimp) pada tahun 2019 mencapai Rp 1,2 triliun.jir

Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…