Pemkab Sumenep Minta Warga Tak Rayakan Tahun Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi didampingi Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep. SP/ JT
Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi didampingi Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menjelang Tahun Baru 2021 di musim pandemi Covid-19 ini masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diminta untuk tidak merayakan libur tahun baru atau malam pergantian tahun 2021.

Menanggapi itu, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengungkapkan, permintaan tidak merayakan pergantian tahun tersebut guna mencegah adanya kerumunan warga. Hal ini tak lain untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Kita (Pemkab) sarankan masyarakat tidak perlu melakukan kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya, seperti euforia," ujarnya, Kamis (17/12/2020).

Bahkan, perayaan Natal di tempat-tempat ibadah yang akan menggelar secara tatap muka diharapkan bisa mengikuti protokol kesehatan (Prokes).

"Iya menurut saya, selama ibadahnya tidak melanggar protokol Covid-19, iya aman-aman saja," tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan agar tidak merayakan pesta pergantian tahun. Pasalnya, kata dia, saat ini segala bentuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan masih dilarang atau tidak diperbolehkan.

"Segala bentuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan sudah jelas tidak diperkenankan. Jadi kami imbau warga tidak merayakannya (malam tahun baru). Lebih baik di rumah saja, berdoa semoga corona virus ini segera berakhir," jelasnya. Dsy14

 

Berita Terbaru

Dorong Perekonomian, Pemkab Madiun Wujudkan Iklim Investasi Sehat Berkelanjutan

Dorong Perekonomian, Pemkab Madiun Wujudkan Iklim Investasi Sehat Berkelanjutan

Rabu, 28 Okt 2026 11:38 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah khususnya target Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun,…

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti adanya dugaan pelanggaran perizinan dan struktur bangunan yang tidak sesuai standar di rumah kos enam lantai di…

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya dalam menekan kasus demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, terus berkomitmen dengan…

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, berusaha mendorong aktivitas…

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti pascapenahanan SY kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …