Bantu Edarkan 3 Kg Sabu, Oknum Polisi Bangkalan Terancam Hukuman Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Rizky Yuniar Purwantoro dan terdakwa Latifah, mengedarkan sabu-sabu di Surabaya, menjalani sidang di ruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara online Senin (01/02/2021).SP/BUDI MULYONO. 
Terdakwa Rizky Yuniar Purwantoro dan terdakwa Latifah, mengedarkan sabu-sabu di Surabaya, menjalani sidang di ruang Garuda 1 PN.Surabaya, secara online Senin (01/02/2021).SP/BUDI MULYONO. 

i

Peredaran Sabu Jaringan Malaysia

SURABAYAPAGI,Surabaya - Oknum polisi yang berdinas di Bangkalan, Madura menjadi saksi terdakwa penyalahgunaan narkotika Golongan I jenis sabu. Dia adalah, Rizky Yuniar Purwantoro yang membantu pacarnya, Latifah alias Rara mengedarkan sabu-sabu di Surabaya . 

 Terdakwa Rizky dan Latifah didakwa dengan berkas berbeda. Pada pembacaan surat dakwaan Lathifah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara, menghadirkan Rizky sebagai saksi. Melalui layar online di ruang Garuda 1. 

Terdakwa Latifah mengatakan pacarnya tersebut turut serta meranjau 2,7 kilogram sabu-sabu miliknya. 

Latifah mengaku, pacarnya turut serta mengantar dan menerima uang transferan hasil penjualan sabu dari pelanggannya. “Sabunya didapat dari Abu (DPO) dari Malaysia. Saya disuruh ngeranjau,” kata Latifah, Senin (01/02/2021). 

 Selain itu, Latifah mengaku kepada Jaksa Febrian, Rizky juga menyaksikan dirinya menimbang 3 kilogram sabu kiriman dari Abu ketika di indekos Jalan Ploso, Surabaya.  

“Rizky lihat saat saya maket sabu jadi ukuran kecil. Kemudian saya ranjau pak, ke Jalan Lebak Timur. Rizky cuma antar saja,” jelas perempuan tersebut. 

Latifah juga mengaku, kiriman sabu-sabu dari jaringan Malaysia itu juga diketahui oleh Rizky. Bahkan Rizky juga turut mengedarkan sabu itu ke oknum polisi lainnya yang berdinas di kawasan Magetan, Jatim. “Ada yang pesan sabu ada juga ekstasi pak,” ujarnya.  

Kemudian, Rizky diberi kesempatan oleh Jaksa berbicara. Rizky pun membenarkan keterangan pacarnya, Latifah. “Benar pak jaksa dan pak hakim keterangannya, saya ikut bantu meranjau,” kata Rizky.

Kemudian majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkan sidang berikutnya pada pekan depan.  

Perbuatan terdakwa, sebagaimana diatur dalam undang-undang (UU), perbuatan terdakwa diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.bd

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…