SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - kecelakaan maut kembali terjadi di Surabaya. 2 sepeda motor terlibat tabrakan adu banteng di Platuk Donomulyo, depan SMP 58 Surabaya pada Selasa (16/2) siang sekitar pukul 11.15 WIB.
Akibat kejadian ini, Mat Nawi (51) warga Bulak Banteng Baru GG Kamboja pengendara motor nopol L 3049 KF meninggal dunia karena luka di bagian kepala. Sedangkan pengendara motor nopol L 5563 KZ yang belum diketahui identitasnya dilarikan ke rumah sakit Dr Soewandhi karena mengalami luka-luka.
“Korban luka dibawa ke rumah sakit Dr Soewandhi,” ujar salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya.
Dari informasi warga sekitar kecelakaan diduga kedua pengemudi sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dan sampai di lokasi keduanya terjadi adu banteng. fm
Editor :
Moch Ilham
Berita Terbaru
Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…
Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB
SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…
Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB
SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…
Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…
Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…
Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB
Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB
SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…