Home Industri Pengolahan Kunir Tembus Pasar Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu home industri pengolahan kunir di Kabupaten Banyuwangi. SP/ BYW
Salah satu home industri pengolahan kunir di Kabupaten Banyuwangi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - APBD Banyuwangi di tahun 2020 yang semula sebesar Rp 3,3 triliun rupiah, mengalami penurunan di tahun 2021 hingga Rp 600 miliar atau diajukan menjadi Rp 2,7 triliun.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa Banyuwangi sangat luas, 5790 Km persegi, jumlah penduduk 1,7 juta jiwa, butuh skala prioritas untuk perbaikan infrastruktur, SDM, kesehatan, pertanian hingga berbagai sektor lain.

"Banyuwangi sangat luas, jadi betapa pusingnya kita membagi anggaran. Apalagi di tahun 2021 APBD kita turun, dan itu terjadi di seluruh Indonesia, terutama bagi yang bergerak di pariwisata. Dari Rp 3,3 triliun, APBD kita turun menjadi Rp 2,7 triliun, turun Rp 600 miliar," katanya, Jumat (26/2/2021).

Sedangkan, dimusim pandemi Covid-19 ini membuat menurunnya penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Banyuwangi Tahun 2020.

Berdasarkan rapat kerja Komisi III DPRD Banyuwangi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), diketahui penerimaan PAD Tahun 2020 sebesar Rp 483,2 Miliar atau setara dengan 85,5 persen dari target PAD Rp 565 Miliar.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari mengaku gembira dan memberikan apresiasi terhadap capaian PAD tersebut. Meski tak memenuhi target, realisasi PAD 85,5 persen dinilainya sudah lebih baik dibandingkan daerah lain.

Beberapa potensi wisata yang saat ini dikembangkan dan menjadi daya tarik wisatawan adalah Pantai Boom, wisata Gunung Kawah Ijen, Taman Nasional  Meru Betiri, dan Wedi Ireng dengan julukan the little of raja ampat.

Salah satu home industri pengolahan kunir yang terdapat di Dusun Kradenan Desa Manyaran Kecamatan Banyakan kini tembus pasar internasional.

Upaya Pemkab Banyuwnagi dalam menangani masalah UMKM yaitu dengan memberikan bantuan modal sebesar Rp 2,4 juta dari pemerintah pusat dimasa pandemi. Dsy12

 

Berita Terbaru

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…

Polri Minta Pendemo Tak Libatkan Anak-anak

Polri Minta Pendemo Tak Libatkan Anak-anak

Kamis, 29 Okt 2026 00:51 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kabid Humas Metro polda jaya kombers Budi juga meminta massa aksi Demo agar tidak melibatkan anak-anak di bawah umur dalam aksi…