Puluhan Rumah Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa rumah di Sumenep yang rusak diterjang angin kencang dan pohon tumbang. SP/ SMP
Beberapa rumah di Sumenep yang rusak diterjang angin kencang dan pohon tumbang. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Puluhan rumah di tiga kecamatan, Kabupaten Sumenep rusak akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang. Sejumlah pohon tumbang dan tiang listrik ikut roboh, sehingga membuat listrik di Sumenep pun padam.

Angin kencang tersebut terjadi di Desa Palongan Kecamatan Bluto dan membuat 3 rumah rusak ringan, di Kecamatan Saronggi ada sekitar 23 rumah rusak seperti atap genting rusak dan sebagian tertimpa pohon dan tiang listrik yang roboh.

Hal tersebu membuat Bupati Sumenep, Achmad Fauzi langsung turun ke beberapa lokasi terdampak dan memastikan tidak ada korban jiwa meski beberapa rumah rusak ringan dan sedang.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun beberapa rumah di beberapa desa memang rusak mengalami rusak ringan dan sedang," katanya, Minggu (28/2/2021).

Selain itu, polisi, dinas lingkungan hidup dan BPBD Sumenep langsung turun ke beberapa titik lokasi mengevakuasi dan membersihkan pohon yang tumbang hingga menutup jalan. Beberapa pohon tumbang menimpa jalan dan menutup akses lalu lintas di Jalan Raya Lenteng Desa Torbang Kecamatan Batuan, warga dan pihak terkait langsung melakukan pembersihan agar jalan bisa kembali dilalui.

"Ada beberapa pohon di Jalan Raya Lenteng itu roboh menutupi sebagian akses jalan dan langsung dibersihkan bersama warga," tambahnya.

Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir merata di Kabupaten Sumenep sejak Sabtu sore kemarin sekitar pukul 17.00 WIB. Dan sekitar pukul 20.00 WIB beberapa rumah rusak akibat angin kencang dan sebagian tertimpa pohon dan tiang listrik yang tumbang. Dsy8

 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…