Wiwik Sukses Berbisnis Susu Kedelai dengan Tekad Terus Bersedekah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wiwik dengan produksi susu kedelainya. SP/ BJN
Wiwik dengan produksi susu kedelainya. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Wiwik merupakan salah satu pengusaha susu kedelai asal Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, yang memulai usaha jual susu kedelai karena keinginan untuk bersedekah.

Alasan Wiwik berbisnis susu kedelai ini dikarenakan susu kedelai tidak memerlukan modal besar tapi bisa dibagi buat banyak anak. Susu kedelai juga bergizi buat mereka.

Dulu Wiwik merantau di Kalimantan selama sepuluh tahun. Di sana, dia pengusaha penangkaran burung dan laundry. Karyawannya ada tujuh orang. Omzetnya pun sekitar Rp 20 juta per bulan. Setiap bulan ia bisa bersedekah buat tetangga dan fakir miskin di kampung asalnya, yaitu Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu.

Wiwik pun masih sering melakukan kegiatan bersedekah tersebut saat ia dan suaminya telah pulang di kampung halamannya. Namun suatu ketika, saat tahun 2017, kondisi ekonomi Wiwik terpuruk. Usahanya mengalami kebangkrutan, sehingga kegiatan sedekahnya berhenti.

"Di situ kami sangat bersedih karena kami sudah tak mampu lagi membantu orang lain karena untuk kehidupan kami sendiri sedang susah," kata Wiwik.

Dan karena keinginannya bersedekah kuat, Wiwik dan suaminya mencari cara lain untuk bersedekah. Mereka memutuskan untuk bersedekah dengan susu kedelai, dan bukan dengan uang. Susu kedelai itu dibagikan ke panti asuhan dan pondok yang ada di wilayah Bojonegoro setiap hari Jumat.

Seiring berjalannya wakut, banyak komentar yang mengatakan susu kedelai (sule) buatan Wiwik enak dan seharusnya dijual, sehingga pada Oktober 2018, Wiwik mulai membuat susu kedelai untuk dijual. Dia menitipkan susu kedelai produksinya tersebut di warung dan kantin sekolah yang memiliki kulkas.

"Alhamdulillah atas izin Allah usaha susu kedelai saya berkembang, walau perlahan namun bisa mencukupi kebutuhan keluarga," kata Wiwik.

Saat ini, setiap hari Wiwik memproduksi sekitar 50 liter susu kedelai. Dia juga menambah varian produknya yaitu susu jagung. Namun untuk susu jagung tidak setiap hari, hanya bila ada pesanan. Omzet dari berjualan susu kedelai ini setiap bulannya mencapai Rp 5 juta.

Sementara harga susu kedelai buatannyajuga beragam, tergantung dari kemasannya. Untuk kemasan plastik ia jual dengan harga Rp 2 ribu, untuk botol ukuran 250 mililiter ia jual denga harga Rp 5 ribu, untuk botol ukuran 500 mililiter ia jual dengan harga Rp 8 ribu, dan untuk botol satu liter dengan harga Rp 12 ribu.

Pada tahun 2019, Wiwik ikut bergabung dengan komunitas UMKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Di sana dia mendapat banyak pelatihan yang sangat bermanfaat. Dia juga mendapat di fasilitas dari dinas terkait untuk uji kpetensi di BBPP Ketindan Malang. Dia mendapatkan sertifikat BNSP pengolahan susu kedelai.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas smua jalan yang Allah berikan kepada kami," tutur Wiwik. Dsy1

 

Berita Terbaru

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…