Hyemii Sa Si Cantik Mantan Pekerja SPBU, Sukses Lewat Platform Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hyemi Sa salah satu pengelola Instagram yang sukses di Kediri. SP/ SBY
Hyemi Sa salah satu pengelola Instagram yang sukses di Kediri. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Hyemii Sa salah satu pengelola Instagram yang sukses di Kediri. Saat ini followernya tercatat sekitar 49,8 ribu sehingga jasanya banyak diendorse sejumlah kalangan pengusaha.

Hyemii Sa mengakui baru aktif di Instagram mulai 2018. Malahan begitu lulus sekolah kemudian melamar bekerja di salah satu SPBU yang ada di Kediri. " Saya lulus SMA memang belum ingin untuk kuliah. Sebenarnya bekerja di SPBU enak, cuma saya tidak tahan dengan panasnya. Jadinya saya hanya bekerja selama 2 bulan," ungkapnya, dikutip Kamis (25/3/2021).

Sehingga diputuskan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai pelayan di SPBU. Selanjutnya melamar pekerjaan di salah satu Klinik Kecantikan di Kota Surabaya. Namun karena jauh dari rumah sehingga kemudian pekerjaan di klinik kecantikan juga ditinggalkan. Malahan Hyemii Sa kemudian memilih untuk menikah muda. "Namun di Instagram nikah muda tidak akan menghalangi karir kita," tuturnya.

Hyemii Sa mengaku pasca menikah merintis usaha berjualan kosmetik dengan modal seadanya. Usaha itu berupa menyetok barang kosmetik sehingga ada semangat untuk menjual.

Pada mulanya di Instagram banyak diisi foto-fota selfie dan stori kehidupan sehingga belum menghasilkan. Malahan saat itu belum tahu kalau ada endorse dan cara mendapatkan uang dari Instagram. "Saya semakin tertarik saat melihat foto-foto bagus hijaber cantik-cantik yang memiliki follower sampai 300.000 sampai 400.000," ungkapnya.

Setelah mempelajari lebih dalam terkait Instagram yang telah sukses ternyata banyak berkolaborasi dengan brand terkemuka. Karena Instagram yang banyak memiliki follower biasanya berkolaborasi dengan brand. Beberapa di antaranya usaha baju dan merk skin care. Hal itu membuat Hyemii Sa menjadi semakin terobsesi. Apalagi sejak awal memang suka dengan foto-foto dengan baju-baju hijaber.

"Karena tertarik saya beli kamera, sedangkan yang memfoto suami saya. Dari foto-foto itulah mulai banyak onlineshop yang tertarik," tuturnya.

Pemilik online shop itu kemudian banyak menanyakan apakah dirinya menerima endorse dan menerima produknya. "Awalnya saya kasih free, karena folowerku baru 10.000. Itupun saya pikir dapat endorse sudah allhammdullilah," ujarnya.

Namun semakin banyaknya followernya, kemudian Hyemii Sa mulai berani memasang tarif mulai Rp 20.000 per online shop. "Kalau dipikir memang capek hanya foto-foto doang hanya dibayar Rp 20.000. Untuk masuk ke kafe saja ngak cukup," ungkapnya.

Namun Hyemii Sa mengaku tidak masalah tekor dahulu, karena berharap tarifnya bakal semakin meningkat. "Tipsnya kita harus korban dulu, karena yang penting follower di Instagram dapat naik," kenangnya.

Hyemii Sa menuturkan, supaya followernya terus bertambah memang harus aktif memberikan like, comment. "Makanya untuk teman-teman mahasiswa yang ingin jadi Instagramer harus konsisten," tandasnya.

Saat ini dengan followernya yang semakin banyak, Hyemii Sa sudah mulai dapat memenuhi impiannya membeli mobil dan rumah. Dsy2

 

Berita Terbaru

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Maraknya harga plastik yang melonjak ugal-ugalan kian dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini…

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti viralnya konflik geopolitik di Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan,…

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Musim haji tahun 2026 kali ini menjadi momentum bahagia bagi yang menjalankan. Namun, tak semua Calon Jemaah Haji (CJH) bisa…

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan dan mendorong transparansi digitalisasi layanan parkir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan…