Berawal dari Autoimun, Atina Sukses Berbisnis Vanilla Hijab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Atina Maulia. SP/ SBY
Atina Maulia. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Atina Maulia (26) yang memulai berjualan hijab di Instagram pada Maret 2013 lalu dengan nama Vanilla Hijab. Sempat menjalani kuliah Teknik Perminyakan di ITB dan bermimpi untuk bekerja di bidang perminyakan, Atina tiba-tiba jatuh sakit. Ia terkena penyakit autoimun yang membuatnya sulit beraktivitas seperti orang-orang pada umumnya.

Hal ini membuatnya harus mengikhlaskan diri keluar dari ITB dan fokus menjalani pengobatan. Di sela-sela waktu berobat itulah, Vanilla Hijab hadir sebagai ‘pelarian’ atas rasa bosan dalam menjalankan hidup yang tidak sesuai dengan ekspektasi Atina.

Tetapi siapa sangka, enam tahun kemudian Vanilla Hijab berkembang pesat menjadi salah satu online shop hijab yang paling diminati. Hingga saat ini, akun Instagram @vanillahijab diikuti oleh 1,3 juta followers dan setiap koleksi baru yang dijual di Vanilla Hijab selalu ludes terjual

Awalnya saya kuliah di Teknik Perminyakan ITB. Lalu saya terkena penyakit autoimun dan mengharuskan saya untuk cuti kuliah karena sakitnya sudah lama dan tidak sembuh-sembuh. Hingga Atina harus duduk di kursi roda. Jadi sewaktu ujian di lantai dua atau tiga, ia harus dibopong oleh teman-teman karena tidak bisa berjalan dan naik tangga.

Setelah memutuskan cuti kuliah dan ketahuan bahwa penyakit yang ia derita memerlukan pengobatan jangka Panjang. Dari situlah ia berpikir untuk membangun mimpi baru. Selain itu, Atina juga sudah cukup menghabiskan banyak uang orang tua untuk pengobatan dengan waktu lama. Makanya saat masuk kampus baru, saya berniat untuk melunasi biaya-biayanya dengan uang saya sendiri. Hingga pernah jualan pisang goreng.

Nama Vanilla sendiri karena diambil karena gampang diingat. Karena waktu itu sedang berada di fase membenci kehidupan, ia berfikir nama ini harus bisa bikin saya cheer up. Jadi kepikiran nama-nama makanan, dan ternyata benar nama Vanilla mudah diingat.

Dulu sebelum ada website Vanilla Hijab, Ia menggunakan whatsapp untuk terima orderan. Saya dan admin benar-benar bangkit dari duduk hanya untuk salat dan makan, sisanya duduk saja. Lama-lama kami merasa itu tidak sehat. Leher sakit, pusing, badan kaku, seperti tidak ada kehidupan lain selain balas orderan di whatsapp.

Dan yang mengirim chat ke kami pun hanya bisa centang satu, tidak delivered pesannya. Ternyata, ribuan orang yang mengirim chat dalam waktu bersamaan, tapi mau bagaimana lagi. Kami bukan providernya.

Atina berniat membuka usaha dengan jangka panjang, bukan ingin usaha karena ingin beli tas Hermes atau Louis Vuitton atau jalan-jalan tiap bulan, terus kalau ada ujian di tengah jalan menyerah begitu saja.

Tapi kalau kita punya visi usaha jangka panjang, kita punya usaha itu sustainable dan bisa membantu orang-orang di sekitar. Dengan tujuan usaha long term itu, kita buka buka lapangan kerja untuk orang lain dan kalau ada ujian di tengah jalan jadi tidak patah semangat. Dsy3

 

Berita Terbaru

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Muhammad Rizal Octavian atau dr Rizal resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra …

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengubah arah arus lalu lintas di kawasan Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates,…

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…