Sempat Tak Dianggap Anak, Dicela Saat Kontes Kecantikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Intan Wisni Permatasari, Finalis Miss Eco Indonesia 2021. PS/ JKT
Intan Wisni Permatasari, Finalis Miss Eco Indonesia 2021. PS/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Intan Wisni Permatasari, Miss Eco Indonesia 2020 kini menjadi perbincangan hangat warganet saat tampil di ajang kontes kecantikan Miss Eco International 2021. Di ajang tersebut, Intan terkesan terbata-bata menjawab pertanyaan juri, bahkan ia sampai harus membutuhkan penerjemah saat mendengar pertanyaan maupun saat menjawab pertanyaan dari juri.

Dalam video tersebut Intan mengaku tak menjawab bahasa Inggris karena pernah mengalami trauma. "Aku ada trauma ngomong bahasa Inggris depan publik. Kenapa? karena aku pernah dibully, se-dibully itu, se-trauma itu, dan aku pernah sampai se-stres itu," ujarnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Intan pun meminta maaf dan mengakui ketidaksempurnaannya ketika menjawab pertanyaan seputar imigrasi ilegal. Sayangnya, netizen lebih memilih untuk mengkritiknya habis-habisan.

"Seribu orang menentang dan menertwakan perjuangan saya, 1 kalimat dari Ibu saya yaitu “Ibu bangga sama kamu dek”. Menjadi sumber kekuatan saya," tulisnya.

Intan pun juga tak peduli apa kata orang terkait penampilannya di ajang Miss Eco International 2021. Satu hal yang menurutnya lebih penting adalah ketika ia mendapat pengakuan bangga dari sang ibu yang sempat tak menganggapnya sebagai anak. Di tahun 2017, ia juga sempat tidak diakui anak karena keinginannya untuk mengikuti berbagai kontes kecantikan, tapi kemudian mendapat restu dari sang ibu.

"2017 saya sempat tidak diakui anak karena keinginan saya untuk tetap berkelut di dunia pageant. Tapi 2021, Ibu saya mengucapkan kata 'Bangga' kepada saya," lanjutnya. "Itu sudah jauh lebih cukup untuk saya dan menjadikan perkataan tersebut bahan bakar saya agar tetap Kuat dan Menguatkan 'mereka' yang membutuhkan, 'mereka' yang ditertawakan dan 'mereka' yang diremehkan."

Intan juga meminta maaf atas jawaban yang tidak baik. Wanita berusia 24 tahun ini mengaku bahwa pertanyaannya tak sesuai dengan ketentuan yang ia pahami.  "Aku bener-bener syok pertanyaan aku tentang politik, dan setahu aku untuk Miss Eco pertanyaannya hanya seputar wanita dan lingkungan," ujarnya.

Terlepas dari segala kritikan yang didapatnya, Intan Wisni adalah sosok perempuan yang berprestasi. Perlu diingat jika ia masuk top 10 pada ajang Miss Eco International 2021. Tentunya ini menjadi sesuatu yang membanggakan untuk Intan, karena berhasil mengalahkan banyak finalis dari berbagai negara lain.

 

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…