Pemuda di Jombang Dikeroyok 2 Teman saat Pesta Miras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan pelaku dan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya korban.
Polisi menunjukkan pelaku dan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya korban.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Muhammad Martomi alias Sihong (23) harus mendekam di balik jeruji besi usai menganiaya dan mengeroyok seorang pemuda yang notabennya temannya sendiri saat pesta minuman keras (miras).

Selain Sihong, penganiayaan juga dilakukan Lento yang kini tengah buron dan menjadi DPO. Sementara korban Fanny Indarto (24) warga Jalan Gerilya, Desa Mancar, Kecamatan Peterongan.

Peristiwa pengeroyokan sendiri terjadi pada Sabtu (15/05) lalu, sekira pukul 21:00 WIB, saat pelaku dan korban sedang pesta miras di rumah kosong kawasan Perum Binamarga, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang.

Kapolsek Peterongan, AKP Sujadi mengungkapkan, sekitar pukul 18:30 WIB, korban bersama teman-temannya yakni Andik, Boneng, serta kedua pelaku Sihong dan Lento pesta miras di rumah kosong tersebut sampai pukul 23.30 WIB.

Di sela pesta miras, Andik dan Boneng memanggil temannya Jhon yang sedang tidur di Masjid Keplaksari. Lantaran tersinggung, Jhon menendang Boneng. Kemudian Andik, Boneng, dan Jhon mendatangi rumah kosong.

"Saat tiba di rumah kosong, Andik mengadu kepada korban telah ditendang oleh Jhon," terang Sujadi, Selasa (18/05/21).

Mendapat aduan itu, korban tak terima dan langsung menendang Jhon hingga jatuh. Sihong pun tak terima temannya ditendang dan langsung membalasnya hingga terjadi saling pukul dan tendang antara korban dan Sihong.

“Kemudian Sihong keluar perumahan. Sementara korban melanjutkan minum dengan yang lainnya,” jelas kapolsek.

Selang 10 menit kemudian, Sihong dan Lento kembali datang dengan membawa pentungan kayu dan langsung memukul beberapa kali mengenai punggung dan kepala korban.

Sementara, Lento mengeluarkan senjata tajam dari balik kaosnya berupa arit kecil, lalu mengayunkan beberapa kali kepada korban dan sekali mengenai tangan sebelah kiri.

"Tersangka melakukan pengeroyokan menggunakan senjata tajam jenis celurit dan tongkat kayu yang mengakibatkan luka robek di kepala dan luka robek di tangan sebelah kiri sehingga (korban) dilakukan perawatan secara medis (dijahit) di Puskesmas Peterongan," ungkap Sujadi.

Korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi. Tak butuh waktu lama, pelaku selanjutnya diringkus petugas beserta barang bukti senjata tajam.

"Kami menyita sebilah senjata tajam jenis arit yang diduga digunakan untuk melukai korban. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 170 ayat (1), (2) ke-1 KUHP tentang pengeroyokan," pungkas kapolsek.

 

 

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…