3 Emak Pemilah Cabai Berantem, Satu Orang Jari Nyaris Putus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban Supangatin di rawat sejak Senin (31/5) malam . SP/Hadi Lestariono
Korban Supangatin di rawat sejak Senin (31/5) malam . SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Supangatin (55) warga Desa Sambigede Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar ini harus bertekuk lutut  setelah dikeroyok  dua pendekar emak emak. Karena luka yang dialami serius sehingga ibu jari kanannya nyaris putus karena digigit salah satu emak emak tersebut.

Peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada Senen (31/5) petang itu setelah mereka bertemu dalam pekerjaannya sebagai pemilah cabai di rumah tetangganya.

Kini dua pendekar emak emak tersebut yakni RN (35) dan RB (55)  diamankan di Polsek Binangun Polres Blitar. Kedua pelaku  memiliki profesi yang sama yakni sesama buruh pemilah cabai.

Menurut informasi yang didapat, peristiwa berawal dari cekcok mulut diantara mereka bertiga, terjadilah pergumulan antara Supangatin (korban) RN dan RB sehingga ibu jari kanan korban nyaris putus, kini Supangatin masih di rawat di Puskesmas Kec Binangun. 

Menurut pelaksana harian Kapolsek Binangun AKP Nanang Sugiarto SH, akibat ke salahpahaman saat mereka sedang bekerja sebagai pemilih lombok sehingga terjadi peristiwa itu.

"Saat korban  dipiting RB dan tidak bisa bergerak, tiba-tiba RN datang membantu RB dengan cara menggigit jempol kanan Supangatin hingga nyaris putus dengan darah mengucur deras dari ibu jarinya," kata AKP Nanang yang sehari hari jabat Kasat Sabhara Polres Blitar ini.

AKP Nanang menambahkan “Saat pergumulan terjadi  datanglah PA yang merupakan suami RB dan mengambil batu diserahkan ke RN untuk memukulkan ke Supangatin,” ucap Nanang, Selasa (1/6) di kantornya.

Dikatakan Nanang, aksi pengeroyokan baru berhenti setelah suami Supangatin datang dan melerai.

“Untuk korban saat itu sekitar pukul 17.00 kemudian dilarikan ke Puskesmas untuk  segera mendapatkan perawatan,” tambah AKP Nanang.

Kini Polsek Binangun mengamankan barang bukti berupa batu dan memeriksa saksi saksi, untuk kedua pelaku RB dan RN  juga dimintai keterangan dan dilakukan penahanan.

"Kita juga mengamankan barang bukti dan melakukan pemeriksaan saksi saksi yang ada di TKP sementara dua tersangka kita masih kita amankan demi keselamatanya," pungkas AKP Nanang Sugiharto seijin Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela. Les

 

 

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…