Tingkatkan Potensi UMKM, Kemendag Ekspor Tempe 4,3 Ton ke Jepang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) mencatat sejarah dengan mengekspor 4,8 ton produk tempe ke Jepang. SP/ Kemendag
Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) mencatat sejarah dengan mengekspor 4,8 ton produk tempe ke Jepang. SP/ Kemendag

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam rangka meningkatkan ekspor nonmigas ke mancanegara dan potensi UMKM di Indonesia, Kementerian Perdagangan (Kemendag) barusa saja melepas ekspor tempe perdana ke Jepang sebanyak 4,8 ton yang diproduksi oleh PT Arumia Kharisma Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi mengatakan, ekspor tempe tersebut senilai 13 ribu dolar AS atau Rp 187 juta (kurs 14.386 per dolar AS) dan diharapkan volume ekspor akan terus meningkat dan diterimanya produk tempe tersebut menjadi motivasi bagi para UKM perajin tempe terhadap potensi ekspor produk makanan olahan ke berbagai dunia.

"Ekspor perdana ke Jepang ini menjadi momen penting bagi kita karena Jepang adalah negara importir yang cukup ketat mengaplikasikan keamanan pangan," katanya, Jumat (18/6/2021).

Menurut Didi, dalam ekspor tersebut standar rasa, mutu, dan keamanan pangan menjadi yang paling penting untuk dipersiapkan. Jika Jepang sudah dapat ditembus, semestinya negara-negara lain juga dapat dipersiapkan sebagai calon negara tujuan ekspor tempe.

"Kita ingin memperkenalkan produk pangan olahan Indonesia ke negara nontradisional, seperti wilayah Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan, Eurasia, ini cocok untuk kita garap," ujarnya.

Kemendag, kata Didi, terus mendorong kontribusi para pengusaha, termasuk perajin tempe untuk membantu Indonesia meningkatkan ekspor nonmigas ke mancanegara.

Pihaknya mencatat, selama periode Januari-April 2021, ekspor nonmigas ke Jepang telah mencapai nilai 5,2 miliar dolar AS. Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding periode sama tahun lalu sekitar 15,4 persen.

Didi mengatakan, peningkatan itu cukup tinggi lantaran pada tahun lalu kinerja ekspor Indonesia ke Jepang anjlok hingga 10 persen.

Sementara untuk 2021, Kemendag menargetkan ekspor nonmigas bisa mencapai 164 miliar dolar AS. Karena itu, dibutuhkan dukungan para eksportir, baik skala UMKM maupun besar, khususnya yang bergerak dalam bidang pangan olahan.

"Kita juga terus melakukan negosiasi-negosiasi dengan negara mitra dagang supaya daya saing kita bisa lebih baik di negara tujuan ekspor," ujar dia. Dsy10

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…