Corona Terus Naik, Rumah Sakit Al-Irsyad Lockdown Sementara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RS Al-Irsyad memilih tidak menerima pasien covid-19 untuk sementara waktu. SP/Semmy Mantolas
RS Al-Irsyad memilih tidak menerima pasien covid-19 untuk sementara waktu. SP/Semmy Mantolas

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Lonjakan kasus covid-19 yang terus bertambah, membuat tenaga medis kewalahan. Bahkan beberapa rumah sakit di Surabaya memilih untuk tidak menerima pasien covid-19 akibat over kapasitas.

Salah satunya seperti yang terjadi di Rumah Sakit (RS) Al-Irsyad Surabaya. Rumah sakit yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur (Jatim) sebagai rumah sakit penyanggah pasien covid-19 memilih tutup karena keterbatasan sarana dan prasarana.

Kebijakan penutupan tersebut mulai berlaku sejak 3 Juli 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Kita per 3 Juli kemarin juga menutup IGD untuk menerima pasien rujukan covid-19, karena keterbatasan tempat perawatan dan tenaga," kata Humas dan Marketing RS Al-Irsyad Surabaya Febrian Indyarto kepada Surabaya Pagi, Senin (05/07/2021). 

"Karena kita juga menyesuaikan kondisi perawat. Karena banyak petugas juga yang [tertular] jadi harus isoman [isolasi mandiri]," tambahnya.

Tingkat persentase penggunaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di ruang isolasi RS Al-Irsyad saat ini telah mencapai 100 persen. Sementara untuk pasien covid-19, saat ini didominasi oleh pasien lokal Surabaya.

"Kluster keluarga dan kluster nikahan yang cukup dominan," katanya

Kendati IGD khusus Covid-19 ditutup, pelayanan IGD Non Covid-19 dan Rawat Jalan di RS Al-Irsyad tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.sem

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…