Langgar PPKM Darurat, Ratusan Pemancing dan Pengunjung Warkop Kena Tindak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mendata para pelanggar PPKM Darurat. SP/Sugeng Purnomo
Petugas saat mendata para pelanggar PPKM Darurat. SP/Sugeng Purnomo

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Forkopimka Kecamatan Krian melakukan operasi yustisi penegakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di sejumlah titik.

"Hari ini kita melakukan agenda Operasi Yustisi bersama forkopimka Kecamatan Krian guna menyisir beberapa tempat yang menjadi tempat berkerumun warga," ujarnya.

Kegiatan dimulai dengan menyisir lokasi-lokasi yang ditengarai banyak terdapat tempat-tempat yang masih buka ditengah PPKM Darurat, Minggu (11/7/2021).

Warung kopi yang berada di Desa Terung Wetan tidak luput dari penindakan Forkopimka. Sebanyak 38 orang terjaring saat sedang asik nongkrong.

Pemilik warung mengaku sudah tidak mendapatkan bantuan lagi dari desa sedangkan ia harus menghidupi keluarganya.

"Dulu kita masih diberi bantuan tapi sekarang sudah enggak," ujarnya.

Tidak hanya itu, rombongan juga menyisir kolam pancing Kolam Pancing Bu Sri Jaya yang ada di Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Dan ditemukan 94 pelanggar yang tidak hanya dari Kabupaten Sidoarjo bahkan ada yang dari Surabaya dan dengan santainya mengikuti lomba memancing.

H. Ach Suhaimi Kepala Desa Keboharan mengatakan bahwa pihaknya sudah mengimbau kepada pemilik kolam pancing, namun pemilik kolam pancing tidak menghiraukan aturan PPKM Darurat yang telah dibuat.

"Sudah kita himbau untuk tidak membuka kolam pancing ini karena sekarang sedang PPKM Darurat, tapi masih saja nekat buka," Katanya.

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason SH l, mengatakan bahwa forkopimka akan terus melakukan penegakan dan penindakan untuk siapapun yang melanggar PPKM Darurat di wilayah Kecamatan Krian.

"Kita selaku Forkopimka Kecamatan Krian akan terus melakukan penegakan dan penindakan kepada siapapun yang melanggar PPKM Darurat di Kecamatan Krian," Katanya.

Ia menarget masyarakat Krian patuh maka dengan tindakan tegas seperti ini bisa membuat masyarakat khususnya warga Kecamatan Krian semakin patuh dengan protokol kesehatan.

"Target kita sekarang agar masyarakat khususnya di Kecamatan Krian semakin patuh dengan protokol Kesehatan dan tidak melakukan aktivitas diluar rumah agar tidak mengakibatkan kerumunan lagi seperti sekarang," tegasnya. Sg

 

 

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…