Berbisnis Kerajinan Tas Anyaman dari Limbah Plastik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu produk anyaman plastik. SP/ TLG
Salah satu produk anyaman plastik. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Limbah plastik nyatanya bisa menjadi ladang bisnis kerajinan tangan. Selain mengurangi limbah, kerajinan ini juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satu perajin dari limbah plastik ini adalah Kamirin. Tak heran jika dia memiliki aneka ragam produk berbahan limbah dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satunya adalah tas anyaman dari plastik.

Sebab seperti diketahui limbah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang belum teratasi sampai saat ini. “Itulah kenapa selagi bisa mengolahnya kembali ya diolah kembali menjadi barang yang berguna. Seperti kerajinan tas ini,” ujarnya.

Dia mengenal anyaman tas plastik sekitar empat tahun lalu. Saat itu, mendapat tawaran dari salah satu masyarakat desa di Kecamatan Karangrejo untuk menjadi narasumber dalam acara pemberdayaan masyarakat desa. Ketika itu tema yang diambil adalah kerajinan anyaman. “Bermula saat ikut pelatihan untuk pemberdayaan masyarakat dan saya diminta untuk hadir,” jelasnya.

Kamirin sudah menggeluti anyaman sejak 2010 lalu. Namun saat itu hanya anyaman bambu yang dikerjakannya. Karena keinginan untuk terus berinovasi lantas mulai mengembangkan kerajinan anyaman dengan bahan baku lain. Hingga pada pada 2018, munculah tren anyaman berbahan plastik. Itu juga bersamaan dengan gencarnya gerakan aktivis lingkungan mengenai penanganan dan pemanfaatan limbah plastik.

Untuk bahan baku sendiri, Kamirin  mengambil dari Surabaya. Yakni tali-tali plastik yang biasa digunakan untuk mengikat kaca. Tak heran ketebalan tali juga menjadi kesulitannya saat proses pembuatan. Karena semakin tebal tali yang digunakan akan menyulitkan proses anyaman.

Untuk pemasaran, Kamirin memanfaatkan media sosial (medsos) untuk promosi. Sementara ide desain diambil dari hal-hal menarik yang ada di lingkungan. Misal bunga yang sedang menjadi tren.Tak hanya membuat tas keranjang belanja, tas anyamannya pun juga cocok digunakan untuk suvenir pernikahan.

“Untuk harga menyesuaikan desian yang diminta pelanggan. Ukurannya pun juga demikian, ada yang minta untuk dibuat tas tangan untuk suvenir ada yang untuk tas belanja berukuran besar,” bebernya.

Dia berencana akan memadu padankan kerajinan anyaman dengan berbagai kerajinan lain. Seperti kolaborasi dengan kerajinan suspeso, yakni kerajinan yang memanfaatkan kain perca untuk hiasan. “Semakin banyak kolaborasi dengan perajin lain tentu bisa menggerakkan roda perekonomian,” tandasnya. Dsy11

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…