Satgas Jatim: 30 Persen Kematian Pasien Covid-19 Isoman di Luar RS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berdasarkan data yang ada, sekitar 30 persen dari jumlah kematian Covid-19 di Jatim, meninggal dunia di luar RS.SP/MED
Berdasarkan data yang ada, sekitar 30 persen dari jumlah kematian Covid-19 di Jatim, meninggal dunia di luar RS.SP/MED

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur (Jatim) menyampaikan banyak pasien Covid-19 di Provinsi setempat yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman) di luar rumah sakit (RS).

Berdasarkan data yang ada, sekitar 30 persen dari jumlah kematian Covid-19 di Jatim, meninggal dunia di luar RS. Adapun per Selasa (27/8), terdapat penambahan 354 orang sehingga total 18.883 orang yang meninggal akibat Covid-19.

"Jadi beberapa data menunjukkan ada beberapa yang meninggal di luar RS, kemarin dari update kematian kita ada sekitar 30 persen laporannya. Tapi sebetulnya itu perlu diklarifikasi karena meninggal di luar RS itu belum tentu Covid-19, bisa juga infeksi paru lain," ujar Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur (Jatim), dr Joni Wahyuhadi, kemarin.

Direktur Utama RSUD dr Soetomo tersebut menuturkan, kebanyakan pasien yang meninggal dunia di RS sekarang ini, terinfeksi Covid-19 varian Delta. Joni mengatakan, virus corona varian baru yang saat ini mendominasi, lebih cepat menular dan gejalanya lebih akut."Yang meninggal di rumah sakit memang cukup banyak, itu memang satu penyakit Covid-19 varian baru. Ini tampaknya lebih cepat menular dan gejalanya akut," ujar Joni.

Kondisi Covid-19 di Jatim saat ini diakuinya tidak seperti dulu. Joni menyebut, dulu sekitar 70 persen pasein Covid-19 meninggal dunia ketika dirawat di intensive care unit (ICU). Artinya 30 persen meninggal dunia di luar ICU.

Adapun saat ini, sekitar 48 persen pasien Covid-19 meninggal dunia di instalasi gawat darurat (IGD)."Sekarang 48 persen meninggalnya di IGD, ini artinya penyakitnya lebih ganas, hati-hati. Obatnya preventif, jangan sampai tertular," kata Joni.sb1/na

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…