Nilai Voucher Digunakan untuk Operasional dan Entertainment

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Steven Richard, kasus penipuan jual Voucher senilai 4,5 Miliar, menjalani sidang di ruang Candra PN.Surabaya, secara online. SP/Budi Mulyono
Terdakwa Steven Richard, kasus penipuan jual Voucher senilai 4,5 Miliar, menjalani sidang di ruang Candra PN.Surabaya, secara online. SP/Budi Mulyono

i

Penipuan Jual Voucher yang Rugikan PT Hatson Surya Rp 4,5 M

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang perkara penipuan dan penggelapan penjualan puluhan ribu lembar  voucher sampai senilai Rp 4,5 Miliar, modus menghalalkan cara hingga perusahaan PT Hatsonsurya Electric c/q Hartono Electric mengalami kerugian, dengan terdakwa Steven Richard, menjalani sidang di ruang Candra PN.Surabaya.

Sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa Steven Ricard, sedangkan terdakwa sendiri melalui penasihat hukumnya tidak mengajukan saksi yang meringankan.

Dalam pertanyaan jaksa Novan maupun jaksa Hari Basuki dari Kejati Jatim, 

"Sejak kapan terdakwa bekerja di PT Hartono Surya Electric, dan menjabat sebagai apa?"

" Saya bekerja mulai tahun 2012, menjabat sebagai sales and event strategy head division, menjadi direktur tahun 2016, baru di pertengahan tahun 2018 saya ditawari sebagai direktur PT Surya Kreasi Smartindo (SKS),"Jawab Steven.

Terdakwa menjelaskan menangani event pameran sejak tahun 2013, menjadi direktur event di PT.Hatson Surya Electric, dan mulai bekerja sama dengan perbankan, terdakwa sendiri menjadi direktur di PT Hatson Surya tahun 2018, kemudian melanjutkan sebagai direktur di PT SKS.

Terdakwa menjelaskan jika event yang seperti apa bentuknya yaitu bentuk program penjualan voucher, bekerja sama dengan bank dikarenakan nasabah nasabah prioritas menggunakan kartu Kredit pada beberapa bank, sedangkan di Indonesia ujar terdakwa ada 21 jenis kartu Kredit berbeda Bank.

Jenis pekerjaan terdakwa semacam EO, namun pekerjaan yang dilakukan terdakwa sifatnya tidak untuk dipublikasikan, dan tidak boleh mengekspos ke jajaran, hal tersebut yang membuat bingung JPU dan hakim atas maksud terdakwa saat menerangkan hal tersebut.

" Seperti apa bentuk pemberian voucher kepada nasabah prioritas yang dimaksud," tanya jaksa Novan.

" Jika belanja sampai 3 juta, akan mendapatkan voucher belanja sebesar 100 ribu," ucap steven.

"Keuntungan voucher untuk siapa, untuk nasabah prioritas gitu maksudnya," kejar Novan lagi.

" Sedikit saya jelaskan pak, kalau nilai voucher yang terkumpul, digunakan untuk biaya operasional dan entertainment di toko dan di pameran," jelas terdakwa.

Voucher tersebut tidak kami setorkan ke perusahaan, melainkan saya gabungkan untuk pembelian selanjutnya dan biaya operasional," tambah terdakwa.

" Apa PT Hatson Surya tahu voucher itu saudara jual," tanya jaksa.

" Saya tidak memberitahukan pak, kebetulan dana untuk operasional dan uang pribadi saya jadi satu rekening," ujar terdakwa.

" Pihak Hartono elektronik dan pihak bank tidak tahu ya kalau ada program voucher ini," kejar jaksa lagi.

" Iya pak tidak tahu," jawab terdakwa lagi.

" Tidak pernah memberi info ke pimpinan kalau membutuhkan biaya event" ucap jaksa.

" Biaya event dari penjualan voucher pak," ucap terdakwa.

" Kalau urgen butihkan anggaran event tidak melapor ke pimpinan PT Hatsonsurya," 

" Dulu pernah melapor pak, malah saya dianggap tidak pernah melaporkan," jelas terdakwa.

Sidang akan dilanjutkan pada Senin pekan depan masih dengan agenda pemeriksaan terdakwa Steven Ricard.

Hakim Ginting menutup sidang dengan ketokan palu.

Diketahui, dalam dakwaan bahwa Steven Richard yang adalah direktur PT Surya Kreasi Smartindo yang notabene merupakan unit usaha dari Hartono Elektronik dilaporkan ke Polda Jatim pada 29 Januari 2021. Adapun laporannya bernomor LP-B/51/1/RES.1.11/2021/UM/SPKT karena diduga menggelapkan voucher senilai Rp 4,5  miliar.

Kasus itu terjadi setelah terdakwa Steven Richard mengundurkan diri sebagai karyawan Hartono Elektronik dengan jabatan terakhirnya yakni karyawan tetap sebagai sales and event strategy head division.

Hubungan PT Surya Kreasi Smartindo dan PT Hatson Surya Electric adalah unit usaha. Keduanya telah bekerja sama untuk branding dan event yang banyak melibatkan bank. Terdakwa Steven Ricard adalah orang kepercayaan PT Hatson Surya Electric.

Aksi Steven diketahui saat salah seorang pembeli memborong 20 televisi. Bukan dengan uang, namun pembeli itu membayarnya dengan voucher.

Pihak Hartono kemudian curiga dan sempat menanyakan perihal voucher itu. Setelah pembeli ditanya, maka diketahui bahwa voucher-voucher itu dibeli dari Steven dengan harga diskon 10 hingga 15 persen. nbd

Berita Terbaru

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Puncak peringatan Hari Koperasi Ke-79 Tahun 2026 di Lamongan digelar berbeda. Sebagai wujud syukur atas perjalanan Gerakan…

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menerima kunjungan 162 partisipan 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga dari 43 negara, Bupati…

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Turnamen Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7), setelah berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2…

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…