Gelombang Pertama Fasilitas COVAX Diserahkan ke Pakistan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Duta Besar China untuk Pakistan Nong Rong (kanan) dan Asisten Khusus Perdana Menteri Pakistan untuk Kesehatan Faisal Sultan (tengah) menghadiri upacara serah terima vaksin China Sinopharm Covid-19. SP/ CH
Duta Besar China untuk Pakistan Nong Rong (kanan) dan Asisten Khusus Perdana Menteri Pakistan untuk Kesehatan Faisal Sultan (tengah) menghadiri upacara serah terima vaksin China Sinopharm Covid-19. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Gelombang pertama vaksin Covid-19 yang diberikan China ke fasilitas COVAX secara resmi diserahkan ke Pakistan dalam upacara yang diadakan di sini pada hari Kamis. Lebih dari 970.000 dosis vaksin China Sinopharm Covid-19 tiba di Bandara Internasional Islamabad.

Berbicara di acara tersebut, Asisten Khusus Perdana Menteri Pakistan untuk Kesehatan Faisal Sultan berterima kasih kepada China karena telah menyediakan vaksin Covid-19 ke Pakistan melalui fasilitas COVAX.

Dia mengatakan bahwa dosis yang baru tiba menyoroti tindakan nyata China dalam memenuhi janjinya untuk menjadikan vaksin Covid-19 China sebagai barang publik global dan hubungan khusus dan mendalam antara kedua negara.

Sultan mengatakan bahwa vaksin Covid-19 China termasuk vaksin Sinopharm aman dan efisien, yang menikmati "akseptabilitas besar" di antara orang-orang Pakistan, menambahkan bahwa Pakistan baru-baru ini mencapai targetnya untuk memberikan lebih dari 1 juta dosis vaksin Covid-19 dalam sehari dan kiriman yang baru tiba akan lebih mempromosikan upaya vaksinasi Pakistan.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar China untuk Pakistan Nong Rong mengatakan bahwa China akan mengirimkan lebih banyak vaksin ke Pakistan melalui fasilitas COVAX di masa mendatang.

China telah menjadikan Pakistan sebagai prioritas untuk bantuan dan ekspor vaksin Covid-19, kata Nong, seraya menambahkan bahwa "China dan Pakistan telah bekerja bahu-membahu untuk saling membantu memerangi Covid-19, memberikan contoh yang baik untuk kerja sama global melawan pandemi."

"Dalam menghadapi Covid-19, China telah mengumumkan serangkaian inisiatif besar untuk mendukung perjuangan global melawan pandemi, mempromosikan pembangunan komunitas kesehatan global untuk semua dengan tindakan praktis." Katanya, Jumat (13/8/2021).

Menggarisbawahi perlunya kerja sama dan solidaritas internasional untuk memerangi pandemi, ia mengatakan bahwa musuh bersama umat manusia ini dapat dikalahkan sedini mungkin jika komunitas internasional bekerja sama, "menghilangkan 'nasionalisme vaksin' dan bersama-sama menentang politisasi penelusuran asal virus corona ... mempromosikan distribusi vaksin yang adil dan merata di seluruh dunia." Dsy18

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…