Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi. SP/ MLG
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya stabilisasi harga daging sapi yang kini mengalami peningkatan dari semula Rp125 ribu per kilogram menjadi Rp148 ribu per kilogram, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, menggencarkan pemantauan sebagai langkah awal yang dimulai dari Pasar Bunul berstatus sebagai Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

"Memang harga daging sapi naik dan sedang kami pantau terus, data yang terkumpul kami kirimkan ke pemerintah pusat dan dari situ akan ada intervensinya bisa ada," jelas Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi, Senin (27/07/2026).

Lebih lanjut, Dinas terkait menilai bahwa harga daging sapi yang ada di Kota Malang telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp140 ribu per kilogram. Sedangkan penyebab harga komoditas itu bisa naik karena dipengaruhi meningkatnya harga sapi hidup sejak pertengahan Juni 2026, akibat kenaikan harga pakan ternak.

Pihaknya kini masih terus melakukan pendalaman terhadap temuan awal tersebut, sehingga bisa benar-benar mengetahui berapa persen kenaikan harga pakan hewan ternak di pasaran. Meski demikian, Eko optimistis kenaikan harga bisa tertangani agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

"Iya pakan konsentrat yang impor itu ya. Kami juga menunggu, misalnya yang diintervensi bisa dengan menambah suplai sapi hidup di Kota Malang, lalu pedagang akan diajak berkoordinasi," ujar dia lagi.

Pedagang daging sapi di Pasar Bunul Sarbin menyampaikan, kenaikan harga daging sapi sudah berlangsung sejak 14 Juli 2026 dan berdampak pada turunnya minat masyarakat membeli komoditas itu. Sehingga, para pedagang berharap persoalan ini bisa diselesaikan secepatnya, sehingga penjualan kembali stabil. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…