Kota Mojokerto Raih Penghargaan Capaian Sertifikasi NIK Koperasi Terbaik se Jawa Timur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan Capaian Sertifikasi NIK terbaik dari Gubernur Jawa Timur. SP/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan Capaian Sertifikasi NIK terbaik dari Gubernur Jawa Timur. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto menorehkan prestasi bergengsi tepat di Hari Perayaan Kemerdekaan RI ke-76. Kota kecil dengan tiga kecamatan ini menjadi satu-satunya Kota di Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan sebagai Kota dengan capaian Sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) terbaik.

Penghargaan di bidang koperasi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah kepada Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat upacara peringatan kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (17/8/2021) sore.

Kota yang memiliki slogan Spirit Of Majapahit ini berada di daftar urutan kedua di bawah Kabupaten Lumajang dan diatas Kabupaten Sampang, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Malang.

"Ada lima daerah yang mendapatkan penghargaan ini, Alhamdulillah Kota Mojokerto menjadi satu-satunya Kota di Jawa Timur yang meraih penghargaan ini," ujar Wali Kota ditemui usai mengikuti Upacara Penurunan Bendera di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Ning Ita menjelaskan, program sertifikasi NIK di Kota Mojokerto mulai digalakkan di era kepemimpinannya. Dan koperasi yang mendapatkan sertifikat dari Kementerian Koperasi dan UKM ini merupakan koperasi yang memang aktif serta menjalankan fungsi perkoperasiannya dengan baik.

"Adapun kepemilikan sertifikat NIK diperoleh setelah koperasi melaksanakan rapat anggota secara tertib, minimal satu kali RAT. Jika abai menjalankan itu maka koperasi tersebut masuk kategori bermasalah," tegasnya.

Ia menambahkan, NIK juga dijadikan sebagai indikator koperasi aktif, dengan data base koperasi yang ada di lapangan. Karena NIK merupakan alat konfirmasi status koperasi, dalam rangka sinkronisasi data koperasi dari data base. Melalui NIK inilah jumlah koperasi yang aktif secara database bisa teridentifikasi dengan mudah.

"Koperasi yang tidak mengantongi NIK akan sulit berkembang. Karena NIK bisa dipakai untuk kerjasama dengan berbagai pihak, mengingat NIK menyangkut legalitas yang berbadan hukum," tukasnya.

 

Tak lupa, petinggi Pemkot ini juga mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan perdagangan, Dekopinda termasuk gerakan koperasi yang selalu mendukung kelancaran maupun keberhasilan program sertifikat NIK serta Quick Response Code (QR Code).

"Saat ini persaingan semakin ketat, maka koperasi harus tangguh dan bangkit memikirkan cara bagaimana membangun koperasi agar tak kalah dengan yang lain. SDM dan manajemen harus dibenahi, sehingga koperasi akan semakin kuat dan bisa mensejahterakan anggotanya," cetusnya.

Ia menyebut, di Kota Mojokerto terdapat 186 koperasi, terdiri dari 158 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan dan 28 Koperasi Serba Usaha (KSU). Sebanyak 44 koperasi dalam pengawasan khusus, dan 32 koperasi yang sedang dalam pengawasan. Sedangkan jumlah koperasi yang sehat sebanyak 12 koperasi dan cukup sehat 75 koperasi.

"Tahun ini kita akan mengentas 80 Lembaga Keuangan Mikro (LKM) naik status menjadi koperasi. Kita berharap keberadaan mereka ini dapat  berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kota Mojokerto yang saat ini sudah mulai kembali bergerak," tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Pemprov Jawa Timur, Mas Purnomo Hadi angkat topi atas capaian NIK Kota Mojokerto sehingga mendapat piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.

"Selamat dan sukses atas pencapaian sertifikasi NIK di Kota Mojokerto. Saya ingin mengajak teman-teman koperasi untuk taat terhadap ketentuan dan peraturan yang ada," ujarnya.

Ia juga mengajak agar pelaku koperasi yang belum bersertifikasi agar segera mengurus NIK serta melakukan perpanjangan jika masa berlakunya habis. "Sertifikat NIK ini sama pentingnya dengan NIB (Nomor Induk Berusaha), makanya segera laksanakan bagi yang belum agar koperasi kita lebih jaya kedepannya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan perdagangan, Ani Wijaya mengatakan sebanyak 186 koperasi yang ada di Kota Mojokerto semuanya sudah bersertifikat NIK serta memiliki CR Code. Ini untuk memberikan kepastian keberadaan koperasi secara legal dan berbadan hukum.

"Keberadaan NIK ini menandakan jika koperasi yang ada di Kota Mojokerto tidak bermasalah dan benar-benar menjalankan fungsi serta perannya sesuai peruntukan," ucapnya.

Ani menambahkan keberadaan NIK dan QR code ini semakin memudahkannya dalam melakukan identifikasi, monitoring, evaluasi dan pengembangan koperasi secara terarah dan tepat sasaran.

"Ini bagian dari program peningkatan daya saing maupun penguatan kelembagaan koperasi serta mendorong terwujudnya kemitraan dengan lembaga lainnya (BUMN, BUMD, Swasta) dengan prinsip saling percaya dan menguntungkan," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…