Berawal Iseng, Kini Eksis Usaha Souvenir Pernikahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pekerja yang sedang membuat berbagai aksesori dan souvenir pernikahan. SP/ SBY
Para pekerja yang sedang membuat berbagai aksesori dan souvenir pernikahan. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berawal dari coba-coba, kini kegemaran Ferrane membuat berbagai aksesoris cantik berubah menjadi sebuah usaha yang mendatangkan keuntungan yang ia labeli dengan usaha souvenir pernikahan “Prada”.

Fera -sapaannya- ini mulai menjalankan usaha souvenir pernikahan dengan membuat item-item yang berbahan dasar akrilik dengan bekal ide kreatif dan beberapa peralatan sederhana.

Usahanya ini sudah dimulai dari tahun 1998, saat salah satu teman yang akan menikah memintanya untuk membuatkan souvenir pernikahan. Saat itu, dia sudah mengenal bahan akrilik dan mencoba membuat frame foto dari bahan tersebut.

Ternyata, dia bisa melakukannya dan hasilnya pun memuaskan temannya tersebut. Sejak saat itu, Ferra mulai mendapatkan order dari orang-orang yang akan menikah.

Produk souvenir yang ditawarkannya pun bervariasi, antara lain tempat memo, frame foto, tempat kartu nama, tempat lilin, gantungan kunci, dan beberapa produk lainnya. Frame dan tempat memo adalah item yang seringkali mendapatkan pesanan dari pelanggan.

Harganya pun sangat tergantung dari tingkat kesulitan pembuatan dan ukurannya, dengan kisaran harga dari Rp 2.500 hingga Rp 10.000 per itemnya.

Dalam sebulan, Ferra mendapatkan orderan untuk pembuatan souvenir pernikahan ini sekitar 5-10 pesanan dengan jumlah masing-masing pesanan sekitar 200 hingga 1000 souvenir.

Di bulan-bulan tertentu, saat banyak orang melangsungkan pesta pernikahan, omset usaha souvenir pernikahan ini pun bisa melonjak hingga 20 juta rupiah.

Pelanggan yang memesan biasanya langsung datang ke tempat usaha Ferrane. Mereka langsung memilih atau mendesain sendiri bentuk souvenir yang diinginkan. Contoh-contoh bentuknya telah tersedia di lemari dan rak ruang tamunya.

Ada juga beberapa pelanggan yang sengaja memesan barang dalam jumlah yang cukup besar pada Ferra dengan tujuan untuk dijual kembali. Pemesanan tersebut tidak hanya datang dari kota Jakarta saja, tetapi juga dari luar kota.

Barang yang dipesan dari luar kota akan dikirimkan oleh Ferra dengan ongkos kirim yang ditanggung oleh pemesan.

Proses pengerjaan dilakukan oleh kelima pegawainya, sementara dia hanya mendesain dan mengemasnya ke plastik atau kotak. Proses produksinya sendiri dilakukan di sebuah rumah kontrakan milik pegawainya di daerah Ciledug, Tangerang.

Promosi yang dilakukan oleh Ferra untuk memasarkan produk-produk souvenir pernikahannya pun terbilang cukup sederhana. Dia menempelkan stiker bertuliskan nama usaha Prada dan nomer teleponnya di bungkus souvenir sehingga orang lain mudah jika ingin memesan souvenir serupa.

Namun, Ferrane lebih mengandalkan promosi word of mouth, alias dari mulut ke mulut para pelanggan yang pernah membeli produk-produknya. Dsy2

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…