Varian Delta Turunkan Efikasi Vaksin Berbasis mRNA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seseorang yang tengah disuntik vaksin Covid-19. SP/ SBY
Seseorang yang tengah disuntik vaksin Covid-19. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saat ini ada beberapa negara di dunia yang cakupan vaksinasinya cukup tinggi, justru malah mengalami kenaikan kasus harian. Salah satunya adalah Amerika Serikat dengan cakupan dosis keduanya sebesar 51% tapi masih menyentuh 200 ribu kasus konfirmasi positif per harinya.

Studi terhadap petugas kesehatan Amerika Serikat mengungkapkan bahwa efektivitas vaksin platform mRNA seperti Pfizer dan Moderna turun dari 91% ke 66% setelah serangan varian Delta menyerbu banyak negara di dunia.    

Laporan ini membuat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melakukan pemeriksaan dunia nyata kedua vaksin yang sudah dipakai di banyak negara, termasuk di Indonesia. Salah satunya memantau gejala yang timbul paska-vaksinasi dengan harapan mendapat data perkiraan kemanjuran terhadap infeksi simptomatik dan asimptomatik.

Dengan melihat tingkat infeksi di antara orang yang divaksin dan tidak, jumlah waktu mereka pun dilacak, efektivitas vaksin diperkirakan mencapai 91% pada 14 Desember 2020 hingga 10 April 2021.

Namun, selama berminggu-minggu menjelang 14 Agustus ketika varian Delta menyerang AS dan langsung mendominasi kasus, efektivitas vaksin turun ke 66%.

"Peneliti memperingati bahwa kemampuan vaksin untuk memberi perlindungan berkurang dari waktu ke waktu, dan perkiraan 66% ini didasarkan pada periode studi yang relatif singkat dengan sedikit infeksi,".

Meskipun temuan sementara ini menunjukkan pengurangan cukup berarti dalam efektivitas vaksin Covid-19 mencegah infeksi, tapi vaksin masih dianggap sangat baik untuk diterima karena angka penambahan kasus baru semakin minim.

"Sejumlah penelitian kini telah menyimpulkan bahwa kemanjuran vaksin memang telah menurun terhadap varian Delta, meski angka penurunannya berbeda antarstudi," lanjut laporan tersebut.

Sebagaimana diketahui baik AS dan Israel lebih banyak menggunakan vaksin buatan Pfizer dan Moderna. Keduanya merupakan vaksin yang berbasis messenger RNA (mRNA).

Vaksin jenis ini akan mengajari sel tubuh manusia cara membuat protein yang memicu respons imun. Respon imun yang menghasilkan antibodi itulah yang bisa melindungi seseorang dari infeksi jika virus yang sebenarnya masuk ke dalam tubuh.

Sementara itu, varian Delta mendominasi kasus Covid-19 di banyak negara di dunia. Menurut makalah terbaru yang diterbitkan di jurnal Virological, jumlah virus yang ditemukan pada tes pertama pasien dengan varian Delta sebanyak 1.000 kali lebih tinggi daripada pasien dengan varian awal Covid-19. Dsy8

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…