28 Ribu Narapidana di Jatim Sudah Divaksin Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyaluran paket sembalo untuk warga yang digelar Kanwil Kemenkumham Jatim. SP/ Humas Kemenkumham Jatim/Kominfo Jatim
Penyaluran paket sembalo untuk warga yang digelar Kanwil Kemenkumham Jatim. SP/ Humas Kemenkumham Jatim/Kominfo Jatim

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sekitar 28 ribu atau 60 persen narapidana di Jawa Timur sudah menjalani vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama.

"Memang ada sebagian lapas atau rutan yang sudah 100 persen memberikan vaksinasi kepada narapidana. Namun ada juga yang masih 50 persen," kata Kepala Kanwilkumham Jatim Krismono, kemarin.

Ia mengatakan, belum selesainya pemberian vaksin kepada narapidana tersebut salah satunya karena masih menunggu giliran dan juga pasokan vaksin.

"Saat ini masih berlangsung secara bertahap pemberian vaksinasi tersebut," katanya.

Selain memberikan vaksinasi kepada narapidana, kata dia, Kanwilkumham Jatim juga memberikan bantuan sembako kepada tujuh kelurahan di wilayah Surabaya.

"Untuk tahap kedua ini, kami memberikan bantuan 500 paket sembako kepada tujuh kelurahan di Surabaya di antaranya Kelurahan Gayungan, Ketintang, Menanggal, Dukuh Menanggal, Kali Kepiting, Tambak Wedi dan juga Keputih," katanya.

Ia mengatakan, pemberian bantuan sembako tersebut dilakukan untuk membantu warga yang terpapar dan juga terdampak pandemi COVID-19 di wilayah tersebut.

"Seluruh wilayah Jawa Bali dibantu Kemenkumham berupa bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan," katanya.

Sementara itu Camat Sukolilo, Amalia Kurniawati mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Kemenkumham Jatim.

Dia menjelaskan bahwa beberapa bulan lalu ketika masyarakat Surabaya banyak yang terdampak Covid dan RS tidak mengatasinya maka di Sukolilo dibangun rumah sehat untuk menampung warga yang belum sempat tertangani.

" Sebagai upaya mengatasi permasalahan COVID-19 di wilayah Sukolilo, kami sudah membuat enam rumah sehat yang bisa dimanfaatkan warga yang belum tertampung di dalam rumah sakit, dan saat ini jumlah pasien di rumah sehat tersebut ada dua orang. Terimakasih atas perhatian dan bantuannya semoga berkah untuk Bapak Ibu semua," jelasnya.sb4/na

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…