Wali Kota Blitar Serahkan Remisi Bebas Kepada Warga Binaan usai Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 80

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Blitar saat memberikan remisi kepada salah satu warga binaan. SP/Lestariono
Wali Kota Blitar saat memberikan remisi kepada salah satu warga binaan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tepat tanggal 17 Agustus 2025, peringati HUT Kemerdekaan RI Ke 80, ada acara yang membuat peserta Upacara kaget, setelah pembawa acara mengumumkan penyerahan surat Remisi kebebasan untuk Napi Lapas Klas IIB Blitar di Alun Alun oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibin, dan tepat pukul 10.15 perwakilan dari Napi yang mendapat kebebasan, menerima surat Remisi yang diserahkan oleh Wali Kota Blitar.

"Apapun ini merupakan peringatan diri sendiri, untuk tidak terulang lagi di kemudian hari, dengan Remisi bebas ini menunjukan bahwa sikap perilaku kalian yang taat dan patuh dalam pembinaan sekaligus perilaku selama jalani pembinaan dalam Lapas, semoga ini merupakan introspeksi diri kalian untuk kedepannya, jangan lupa terus jaga keimanan dalam menjalankan ibadah nya, semoga sukses dalam mengarungi kehidupan baru," pesan Wali Kota  sebelum serahkan  Remisi.

Dalam peringati HUT Kemerdekaan RI ke 80, Lapas Kelas IIB Blitar yang berpenghuni sejumlah 637 orang, dengan rincian 430 napi, dan tahanan 207 orang.

Menurut Kalapas Klas IIB Blitar Romi Nofitrian, yang diusulkan untuk remisi 341 orang, yakni untuk remisi 1 bulan 103 orang, 2 bulan 96 orang, 3 bulan 83 orang, untuk 4 bulan 33 orang dan 26 orang 5 bulan. 

Untuk Remisi ada yang disebut Remisi Dasawarsa Warsa RU.II mereka langsung bebas sebanyak 14 orang, sedang Remisi Dasawarsa Warsa 2025 sebanyak 341 orang, Remisi Dasawarsa Warsa /2025 yang terdiri dari napi narkotika 118 orang, perlindungan anak 71 orang, untuk napi kesehatan 54 dan pidum 108 orang, dengan berbagai remisi dari 1 bulan sampai 5 bulan.

Sebelumnya Kalapas Romi melakukan penyerahan surat Remisi dalam Lapas bagi WBP yang menerimanya, di lanjut mengikuti penyerahan Remisi bebasnya ke 14 Napi oleh Wali Kota Blitar. Les

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…