Warga Tambaksari Tewas Membusuk di Kamar Kos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban.
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Warga Karang Pilang Surabaya dibuat geger dengan ditemukannya jasad seorang wanita di sebuah kamar kos, Kamis (9/9).

Korban yang diketahui bernama Riska Ainur Triana (38) warga Tambaksari Surabaya itu ditemukan tewas dengan kondisi mulai membusuk dan dalam keadaan telanjang di dalam kamar kosnya Jalan Kemlaten Baru Barat Gang Kenongo, nomor 41, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya.

Rikustini, tetangga korban menyebutkan, penemuan mayat bermula ketika dirinya mencium bau menyengat dari kamar kos. Kemudian dia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karang Pilang, Surabaya.

“Korban tinggal sendiri di kos itu, korban sendiri sangat tertutup dengan tetangga sekitar. Sedangkan, korban terakhir keluar kamar kos hari Sabtu dan Minggu, kemarin,” jelas Rikustini, Kamis (9/9/2021).

Atas laporan dari warga setempat, anggota dari Polsek Karang Pilang, mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba dilokasi, pintu serta jendela dalam posisi terkunci dari dalam.

Petugas masuk dengan paksa ke dalam kamar dengan mencongkel jendela. Diketahulah bau busuk bersumber dari jenazah wanita itu yang sudah dalam kondisi meninggal dunia dan tanpa busana.

“Anggota dari polsek bersama dengan tim Inafis dari Polrestabes Surabaya, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kematian wanita tersebut,” jelas Kompol Eko Sudarmanto, Kapolsek Karang Pilang, di lokasi.

Lanjut Kapolsek, selain melakukan olah TKP, juga meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.

“Saat masuk kondisi kamar dalam kondisi acak acakan, dan barang bukti yang diamankan antara lain, laptop, buku tabungan, motor korban, serta KTP yang akan dibawa ke polsek guna pemeriksaan,” lanjutnya.

Sedangkan untuk korban dibawa ke Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya, untuk dilakukan autopsi.

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…