DPRD Gresik Minta Pengerjaan Proyek Islamic Center Tepat Waktu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi III DPRD Gresik Mustajab saat inspeksi mendadak di lokasi pembangunan Islamic Center, Balongpanggang. SP
Anggota Komisi III DPRD Gresik Mustajab saat inspeksi mendadak di lokasi pembangunan Islamic Center, Balongpanggang. SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - DPRD Kabupaten Gresik menyayangkan lambatnya pengerjaan kawasan terpadu Islamic Center, Kecamatan Balongpanggang.

Maka guna mendorong percepatan pembangunan, sejumlah anggota Komisi III DPRD Gresik melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek yang berlokasi di Desa Kedungpring, Balongpanggang. 

Diantara para wakil rakyat yang sidak  adalah Mustajab, M Syafi'AM, Khomsatun, Luthfi Dawam, M Yunus dan Dadang.

Anggota Komisi III Mustajab mengatakan pembangunan Islamic Center telah dikerjakan oleh PT Batara Guru yang menelan dana sebesar Rp8,4 miliar untuk pembangunan Gedung A. "Beberapa waktu lalu kami sudah turun ke lapangan agar tahu seperti apa progres pengerjaan Islamic Center," ungkapnya (13/9/2021).

Mustajab menyampaikan, sebenarnya ada tiga gedung disana. Namun, terkait anggaran ini hanya dikerjakan satu gedung saja. Gedung itu akan difungsikan untuk masjid dan kantor pada bagian lantai bawah.

Sementara itu, anggota DPRD lain Khomsatun menambahkan memang pembangunan ini belum bisa dipastikan karena belum sampai jatuh tempo. Namun, sebagai wakil rakyat harus terus memberikan kontrol. 

"Harapan kita anggaran senilai Rp8 miliar nantinya bisa tepat waktu. Jadi lihat saja nanti sampai akhir Desember nanti kalau tidak selesai kami tidak segan-segan akan memberi teguran dan denda," ucapnya.

Politisi Golkar ini menegaskan, jika memang nanti pengerjaan tak selesai tepat waktu, Komisi III akan menegur pihak terkait baik DPUTR maupun kontraktor, sesuai kapasitas. "Kami tidak segan-segan untuk memberi sanksi atau tindakan kepada pelaksana," ucap dia.

Di tempat terpisah, pelaksana proyek Junaidi Wahyu menyatakan target selesai memang akhir Desember 2021. Menyikapi tentang denda jika tak tercapai target, pihaknya pasrah dan tetap terus bekerja. 

 

 

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…