Wong Cilik Jadi Perhatian Bupati Sampang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat mengunjungi salah satu warganya. SP/Gan
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat mengunjungi salah satu warganya. SP/Gan

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang– Selama dipimpin H. Slamet Junaidi selaku Bupati Sampang, Madura, Jawa timur wong cilik menjadi perhatian khusus, dalam kunjungannya kecamatan Banyuates, Selasa (14/9/2021) dua janda rumahnya diperbaiki melalui dana pribadinya.

Dalam kunjungannya Bupati Sampang langsung ke Desa Kembang Jeruk dengan tujuan menyambangi Rabiyah (46) janda yang memiliki keterbelakangan mental dengan hidup sebatang kara.

Dalam kesehariannya, Rabiyah hanya mengandalkan uluran tetangga dan terkadang mengambil tanaman dari sawah orang lain.

Rabiyah diketahui pernah berjualan buah di Bangkalan namun semenjak suaminya meninggal kemudian kembali ke Desa Kembang Jeruk dan mengalami gangguan mental.

Sesampainya di tujuan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengaku terenyuh saat melihat kehidupan Rabiyah yang hidup serba kekurangan ditambah dengan kondisi yang memiliki keterbelakangan mental.

Pada kesempatan tersebut, diberikan bantuan uang tunai dari anggaran pribadi Bupati Sampang sebesar 15 juta yang akan dipergunakan untuk memperbaiki rumah tak layak huni yang ditempati Rabiyah.

Sedangkan di lokasi kedua, Bupati Sampang menyambangi keluarga Nenek Sawani di Desa Batioh yang merupakan seorang janda tunanetra dengan memiliki empat orang anak dengan gangguan mental.

Kehidupan Nenek Sawani tinggal di rumah yang tidak layak huni bersama tiga orang anaknya Asmaki, Mai dan Miskum.

Satu anak yang sulung juga mengalami gangguan mental tinggal bersama istrinya di rumah yang tak jauh dari Nenek Sawani.

“Kami sangat terenyuh mendapat laporan jika ada warga kami yang mengalami gangguan mental ditambah tinggalnya di tempat yang kurang layak,” ucapnya.

Pihaknya juga memberikan bantuan uang tunai sebesar 15 juta kepada keluarga Nenek Sawani untuk memperbaiki rumahnya agar layak huni.

“Pak Camat, ini saya kasih dari anggaran pribadi untuk memperbaiki rumahnya, nanti laporkan progresnya jika kurang laporkan kepada saya,” ujar  H. Slamet Junaidi.

Selain memberikan bantuan kepada dua keluarga kurang mampu, Bupati Sampang juga membagikan puluhan paket sembako kepada warga di Desa Kembang Jeruk dan Desa Batioh Kecamatan Banyuates. gan

 

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga pukul 21.00 wib semalam, kota Jakarta aman. Polda Metro Jaya mengungkap adanya sejumlah kelompok yang terafiliasi anarko yang diduga…

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rapat digelar ketika massa Demo 27 Agustus menyampaikan aspirasi di depan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Namun, agenda tersebut masih…

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penambahan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi G…