Istri Tewas Bersimbah Darah di Rumah, Suami Ditemukan Terluka Dekat Rel KA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono 
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono 

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tewasnya seorang ibu rumah tangga  membuat geger warga Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, Kamis (7/10) pagi. Korban yang diketahui bernama Elvi Novianti (47) ditemukan tewas dalam kamarnya dengan luka di bagian kepalanya, sehingga darah segar menggenangi tempat tidur ibu beranak dua ini.

Peristiwa yang  terjadi pukul 01.00 dini hari itu dilaporkan anak korban bersama perangkat desa  ke Polsek Garum, dan sekitar pukul 02.00 petugas Unit Reskrim dan Polsek Garum yang dipimpin Kapolsek Garum Iptu Burhanudin SH langsung melakukan olah TKP. 

Dalam olah TKP petugas menemukan korban dengan beberapa luka pada korban selain kepala bagian kiri dan hidung juga mengeluarkan darah, sambil lakukan olah TKP oleh Unit Identifikasi dan Inafis Reskrim Polres Blitar,  Kapolsek Garum minta keterangan anak korban yang pertama kali menemukan jasad ibunya guna mengawali penyelidikan kasus tersebut.

"Kami setelah melakukan olah TKP, kondisi korban sudah meninggal dunia dengan beberapa luka di kepala termasuk sisi telinga kiri korban, pertama kali yang mengetahui putranya saat pulang dari bekerja pukul 01.00 Kamis (7/10)  dini hari," kata Kapolsek Garum Iptu M Burhanudin SH pada wartawan.

Kejadian  itu bermula saat anak kedua korban yang bernama Rizaldi Dwi Saputro (20) pulang kerja dan melihat ibunya dalam keadaan bersimbah darah, melihat hal itu langsung Rizaldi membangunkan saudaranya Rian Putra Novianto (28) yang tidur di kamarnya, sambil teriak Rian membersihkan darah dari tubuh ibunya yang diduga masih hidup, ternyata korban meninggal dunia langsung melapor ke perangkat desa.

"Memang saksi sempat membersihkan darah dari tubuh korban, dan melihat ayahnya tidak ada di rumah, sebelum kejadian ayahnya semalam ayahnya berada di rumah," terang Iptu Burhan.

Setelah melakukan olah TKP petugas mencari keberadaan Sukisno (55) suami korban, dan akhirnya Polisi berhasil menemukan Suki, panggilan sehari hari Sukisno berada sekitar 50 meter dari rumahnya (TKP) di plengseng aliran sungai dekat Rel KA dengan kepala berdarah yang diduga terbentur plengsengan sungai pada dahinya dengan luka serius.

 

"Saat kita bersama warga sekitar mencari keberadaan suami korban, dan ditemukan dengan kondisi luka cukup parah pada dahinya sehingga keluarkan darah, guna pertolongan Suki langsung kita bawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar," tambah Iptu Burhan se ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

Kini kasus tewasnya ibu rumah tangga masih dalam penyelidikan, yang dimungkinkan adanya tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya korban, sementara pasutri ini sedang konfrontasi keluarga, dan keduanya sedang pisah ranjang, walau masih serumah.

"Menurut keterangan saksi putranya, malam itu  bapaknya melarang ibunya (korban jangan main Wa nan), kini kita masih lakukan penyelidikan dan menunggu Sukisno yang kini dirawat di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar," pungkas mantan Kasubag Humas Polres Blitar ini.

Dari olah TKP Polisi menyita KTP/SIM milik Sukismo, gunting warna orange baju korban dan sebuah HP Android. Les

Berita Terbaru

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…

Tertekan Musim Giling 2026, Petani Tebu di Magetan Keluhkan Lonjakan Biaya Produksi

Tertekan Musim Giling 2026, Petani Tebu di Magetan Keluhkan Lonjakan Biaya Produksi

Rabu, 05 Agu 2026 13:56 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Memasuki musim giling tahun ini, sejumlah petani tebu di wilayah kerja Pabrik Gula (PG) Poerwodadie, Kabupaten Magetan mengeluhkan…

Dinas Perikanan Banyuwangi Dorong Masyarakat Konsumsi Udang Jadi Makanan Harian

Dinas Perikanan Banyuwangi Dorong Masyarakat Konsumsi Udang Jadi Makanan Harian

Rabu, 05 Agu 2026 13:46 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Perikanan mulai menyusun strategi besar untuk mengubah persepsi…

Diduga Kecerobohan Pemilik Rumah, Kerugian Kebakaran di Blitar Ditaksir Capai Ratusan Juta

Diduga Kecerobohan Pemilik Rumah, Kerugian Kebakaran di Blitar Ditaksir Capai Ratusan Juta

Rabu, 05 Agu 2026 13:38 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi musibah kebakaran rumah melanda di wilayah Kab.Blitar, kali ini sebuah rumah milik Sukatin 73 warga dusun Sembung, RT …