Keluarga Korban Minta Pendampingan Ke Lembaga Badan Hukum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LPH RI Jawa Timur, Drs. ec. Moh. Anwar, bersama Faisal ER Ketua ILC Kab. Sumenep, di Kab. Sumenep ( SP/Ainur Rahman)
Ketua LPH RI Jawa Timur, Drs. ec. Moh. Anwar, bersama Faisal ER Ketua ILC Kab. Sumenep, di Kab. Sumenep ( SP/Ainur Rahman)

i

 

 

 SURABAYA PAGI, Sumenep - Kinerja kepolisian terus disoal, kini keluarga korban dugaan penganiayaan atas nama Suriyani di dusun panggung paloloan Gapura sumenep meminta pendampingan hukum dalam menuntaskan kasus perkaranya.

Setelah resmi dilaporkan ke Polres Sumenep, terkait dugaan penganiayaan yang melibatkan tiga orang tersangka itu, keluarga korban menunjuk ketua Lembaga perlindungan hukum (LPH) republik Indonesia (RI) Jawa Timur, untuk pendampingan hukum.

Sudarsono, adik korban penganiayaan sekaligus pelapor ke Polres Sumenep, mengaku tidak tahu jalannya proses hukum yang berlaku, hanya karena panik saja dan melaporkan kepada pihak yang berwajib.

"Sebenarnya saya kurang paham proses hukum yang berlaku, namun karena saya dan keluarga butuh ketenangan dan kenyamanan, maka saya butuh pendampingan untuk menghadap ke Polres Sumenep," katanya kepada Surabaya pagi, kemarin.

Dikatakan Sudarsono, peristiwa yang terjadi kepada kakaknya Suriyani, itu bukan hanya satu kali, tetapi sudah terjadi tiga kali. ‘’Hanya puncaknya kemarin yang membuat kakak saya terjatuh ke lantai dan kepalanya sampai bocor,’’ pungkasnya.

Ketua LPH. RI Jawa Timur, Drs. Ec. Moh. Anwar, selaku kuasa hukum, untuk mendampingi korban dugaan penganiayaan di dusun panggung  paloloan Gapura Kabupaten Sumenep.

Menurut Anwar, pihak kepolisian setidaknya harus peka dan tajam dalam menganalisis setiap pelaporan, karena ini menyangkut jiwa seseorang.

"Saya akan mendampingi keluarga korban dalam proses hukum, sebab jika dibiarkan maka kejahatan itu akan terus terjadi padahal sudah jelas-jelas melanggar hukum," jelasnya.

Jadi, kata dia, persoalan penganiayaan itu terus berlanjut sampai ke ranah hukum, karena korban sampai cedera dan mengalami pengobatan secara intensif di Pustu Gapura sampai ke RSUD Sumenep

"Saya akan mendampingi keluarga korban untuk pendampingan secara hukum sampai mencapai keadilan, sebab motifnya sudah masuk ke ranah penganiayaan yang terencana," ungkapnya.

Untungnya, kata dia, korban masih bisa tertolong, jika tidak, maka perbuatan yang melawan hukum harus dikenakan sanksi agar pelaku lebih berhati-hati kedepannya. 

"Dan saya selalu mengingatkan, termasuk kepada klien saya, bahwa setiap perbuatan yang bersifat kriminal akan ada sanksi hukum yang memberatkan," ujarnya.

‘’Selain itu, saya juga memohon agar pihak kepolisian di Kab. Sumenep, bersikap bijak dan arif dalam melakukan penanganan kasus apapun, termasuk kasus yang saya dampingi saat ini,’’ pungkasnya. (Ar)

Tag :

Berita Terbaru

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di Indonesia membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui program k…

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun menyebut hasil pengumpulan fee proyek dari para kontraktor d…

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…