Gus Yani Minta Serapan Tenaga Kerja Lokal Menjadi Prioritas Utama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengikuti diskusi dengan beberapa pihak terkait. SP/Grs
Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengikuti diskusi dengan beberapa pihak terkait. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Sebagai kawasan strategis investasi nasional menjadikan Kabupaten Gresik sebagai lokasi primadona para investor dalam mengembangkan industri. Namun sayangnya, tingginya nilai investasi dan banyaknya perusahaan ataupun industri di Gresik saat ini tidak diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja lokal. Akibatnya angka pengangguran di Gresik terbilang  sangat tinggi.

Melihat kondisi itu, Bupati Fandi Akhmad Yani mengundang sekaligus mengajak sejumlah perusahaan untuk berdiskusi dalam upaya mengurangi angka pengangguran yang masih tinggi tersebut. Pertemuan dengan sejumlah perwakilan perusahaan tersebut dilakukan di aula Pudak Galeri Gresik, Senin (14/2).

Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus di Jawa Timur terkait dengan banyaknya industri baik skala kecil hingga skala besar. Ini seakan menjadi harapan bagi semua masyarakat Gresik agar dapat bekerja.

“Gresik ini industrinya banyak, nilai investasinya juga tinggi. Namun sayangnya penyerapan tenaga kerjanya masih belum memprioritaskan masyarakat lokal. Padahal banyaknya industri ini menjadi harapan masyarakat agar dapat bekerja. Untuk itu kami ajak bapak dan ibu sekalian untuk mengatasi kondisi seperti saat ini,” kata Gus Yani.

Dia melanjutkan, tingginya angka pengangguran saat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder terkait. Ia meminta untuk adanya kolaborasi dan koordinasi yang intens. “Ini merupakan tanggung jawab bersama, artinya tidak hanya pemerintah saja yang dituntut menyelesaikan persoalan yang ada saat ini, namun juga stakeholder dan unsur terkait untuk bisa saling kolaborasi," ucapnya.

Disisi lain, Gus Yani menegaskan lagi apabila investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, salah satu syarat yang harus terpenuhi adalah penyerapan tenaga kerja lokal. “Kedepan saya ingin memastikan bahwa investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, maka masyarakat lokal harus diutamakan. Namun apabila tidak sanggup memenuhi, maka pemerintah akan mengambil sikap tegas sesuai dengan kewenangan kami. Dan saya tekankan, ini bukan warning, namun saya selaku pemerintah daerah mengajak kepada perusahaan-perusahaan untuk mempunyai sikap peduli kepada pengurangan pengangguran di Kabupaten Gresik,” tegasnya.

Yang paling penting menurut Gus Yani adalah bagaimana pemerintah dan juga pemangku kepentingan serta perusahaan mempunyai kepedulian serta memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat Gresik.

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…