Amelia Dorong Pelaku UMKM Gresik-Lamongan Berdikari Dirikan Koperasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amelia Firnanda Anwar, B.A saat memberikan kiat-kiat memajukan produk UMKM.
Amelia Firnanda Anwar, B.A saat memberikan kiat-kiat memajukan produk UMKM.

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Peluang bagi pelaku UMKM di Lamongan dan Gresik untuk terus berkembang pasca pandemi cukup terbuka. Tuntutannya selain bisa memperbaiki kualitas produksi, juga disarankan bisa merubah kemasan yang bisa menarik konsumen, dengan memanfaatkan platform digital sebagai promosi, serta bisa mendirikan koperasi.

Hal itu disampaikan oleh Amelia Firnanda Anwar, B.A, Ketua Millenial NasDem Gresik, saat sebagai narasumber dalam ngobrol bareng yang muda yang peduli, dengan tema strategi pengembangan ekonomi masyarakat pasca pandemi covid-19, di Resto You and Me Jalan raya Poros Karanggeneng-Paciran, Sabtu (23/7/2022).

Disebutkan oleh gadis lulusan Seattle University Amerika Serikat tersebut, dalam mengembangkan usaha UMKM, selain dibutuhkan modal, produksi harus berkualitas, kemasan menarik, dan promosi yang intens agar apa yang diharapkan bisa menambah income juga UMKM harus punya Koperasi sebagai wadah bersama dalam mengelola hasil usaha.

"UMKM di Gresik dan Lamongan cukup banyak dan berpotensi, tapi dari mereka masih minim sekali punya koperasi, karena itu saya mendorong dan siap memfasilitasi para pelaku untuk bisa mendirikan koperasi," ujarnya. Bahkan dirinya saat ini juga sudah membantu menguruskan perizinan koperasi - koperasi di setiap kecamatan, bahkan beberapa Minggu yang lalu sudah ada yang keluar perizinannya dari notaris.

"Kamu terus bergerak untuk ikut memberdayakan pelaku UMKM dengan membantu pengurusan perizinan koperasi yang kami terus lakukan," katanya.

Selain mendirikan koperasi, upaya lain agar UMKM terus bisa menjajakan produknya, maka harus ada pelatihan - pelatihan di balai latihan, mulai dari cara packaging mengemas sehingga orang akan bisa tertarik untuk membelinya.

"Soal packaging atau kemasan itu menjadi salah satu isu yang sering dialami oleh pelaku UMKM, dimana ibu-ibu ini bisa belajar bapak-bapak juga bisa belajar gimana sih packaging apa sih yang bisa masuk retail terus packaging-nya itu harus diapain, terus kalau ngemas produk kalau jual satu produk itu bagaimana," bebernya.

Ia lalu mencontohkan suatu produksi kalau dikemas asal-asalan hanya bisa dijual Rp 20.000 tapi kalau dibuat dan dikemas dengan elegan bisa berpotensi jadi Rp 90.000, otomatis bisa mendongkrak penjualan dan menambah income pendataan," jelasnya.

Lebih jauh ia juga mengungkapkan selain bisa mempackaging, para pelaku UMKM juga harus bisa memanfaatkan platform digital yang pada PSBB saat pandemi lalu yang menggunakan promosi via digital mencapai 51 persen, dan itu sangat membantu dalam meningkatkan dan mendongkrak penjualan.

"Menggunakan platform digital untuk memasarkan penjualan itu penting karena yang seperti kita ketahui bersama ya itu kemarin gara-gara PSBB itu ada 51% segmen market baru mereka itu pertama kali menggunakan platform digital untuk pembelian jadi itu segmen 51% ini sering kali dilupakan padahal ini kesempatan yang luar biasa untuk pelaku UMKM nya," ungkapnya.

Potensi yang cukup besar dan peluang eksport juga masih terbuka, dirinya ingin mendorong lebih banyak ruang bagi pelaku UMKM - UMKM yang ada di Gresik ini bisa melakukan penjualan di luar karena itu daya belinya luar biasa potensi ekspor luar biasa besar kenapa karena SDA yang ada di Gresik Lamongan terutama di bidang perikanan keripik itu luar biasa sekali.

"Potensi-potensi ini masih bisa digali jadi nanti kita belajar sama-sama saya juga sudah menyiapkan mentor-mentor yang nanti bisa kita sama-sama belajar sama-sama sharing dan itu kesempatannya luar biasa," kata Amel panggilan akrab gadis ini yang mengaku 7 tahun tinggal di Amerika Serikat.

Sementara itu narasumber lainya M. Chotibuddin Pengusaha muda asal Banjarwati Paciran Lamongan, dalam kesempatannya memaparkan pentingnya usaha agar bisa tercapai income dengan menjadi pengusaha sendiri. Untuk memulai usaha kata dia, dibutuhkan adanya kemauan, kepercayaan, permodalan, dan juga tentunya pelatihan-pelatihan khusus, agar bisa menambah daya saing produk yang dihasilkan.jir

Berita Terbaru

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Muhammad Rizal Octavian atau dr Rizal resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra …

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengubah arah arus lalu lintas di kawasan Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates,…

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…