SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) berhasil melakukan energize pada Gas Insulated Switchgear (GIS) Darmogrand 150 kV setelah revitalisasi, Selasa (8/8).
PLN terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh pelanggannya dari rumah tangga, pelaku bisnis UMKM hingga industri. Unit PLN Induk Jawa Timur dan Bali (UIT JBM) baru saja menyelesaikan pekerjaan revitalisasi untuk meningkatkan Transmisi dalam pengiriman kepada konsumen VIP yang berada di Surabaya dan sekitarnya.
Pekerjaan ini merupakan upaya pencegahan PLN dalam melakukan kesalahan serta meningkatkan sistem tegangan tinggi (TT) dengan melakukan upaya pencegahan material yang sudah mengalami penuaan.
GIS Darmogrand serta GIS Simpang telah beroperasi sejak tahun 1992, sehingga dengan peremajaan materi tersebut, GIS tersebut dapat bekerja secara optimal kembali.
“Kemarin kami berhasil kembali memberikan tegangan pada GIS Darmogrand setelah berhasil dilakukan revitalisasi. GIS Darmogrand sendiri sudah beroperasi kurang lebih selama 30 tahun, sehingga harus dilakukan peremajaan material-material yang sudah tidak optimal agar dalam transmisi energi tetap terjaga," ujar General Manager PLN UIT JBM Didik F. Dakhlan saat mengawal pekerjaan di GIS Darmogrand.
Didik juga mengatakan, dalam pekerjaan revitalisasi GIS ini, PLN mengeluarkan biaya investasi sebesar kurang lebih 42 miliar rupiah.
“GIS Darmogrand ini mengalirkan energi listrik ke GI Waru yang disuplai dari GI Tandes. GIS ini juga melayani seluruh pelanggan-pelanggan tegangan tinggi atau VIP yang berada di Surabaya dan sekitarnya, sehingga pada GIS ini harus optimal," lanjut Didik.
Dengan selesainya pekerjaan revitalisasi ini dan berhasil energi, penyaluran serta pendistribusian listrik kepada pelanggan dapat lebih ditingkatkan dari sebelumnya.
“Saat ini perekonomian telah pulih kembali sejak pandemi kemarin, sehingga kebutuhan listrik pun semakin meningkat. Maka dari itu, kami melakukan pekerjaan ini agar pelanggan itu rumah tangga hingga industri tetap terlayani dengan baik. kami juga berhasil menyelesaikan revitalisasi seperti ini pada GIS Simpang, diharapkan sistem Jawa Timur lebih andal," jelas Senior Manager Pengembangan Sistem Transmisi Himmel Sihombing. By
Editor : Redaksi