Wali Kota Pasuruan Gus Ipul Mutasi 122 PNS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Ipul saat melantik PNS pada lingkungan Pemkot Pasuruan di gedung gradika praja. SP/Ris
Gus Ipul saat melantik PNS pada lingkungan Pemkot Pasuruan di gedung gradika praja. SP/Ris

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Sebanyak 122 PNS (Pegawai Negeri Sipil) dilingkungan Pemerintah Kota Pasuruan dimutasi. Dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali kota Pasuruan, Drs.H.Saifullah Yusuf di Gradika Praja, Senin (03/10/22).

Terdiri dari 2 camat, 12 lurah, 46 orang jabatan pengawas, 58 orang jabatan administrator, dan 3 orang jabatan fungsional, serta satu orang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon 2b).

Satu orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon 2b) yang ikut dilantik adalah Edi Yana. Dia dilantik menyusul karena saat pelantikan jabatan eselon 2b pada waktu lalu dia jatuh sakit dan tidak ikut pelantikan. 

Wali kota juga melantik camat baru di dua kecamatan,  yaitu Imron  Rosadi menjabat Camat Gadingrejo dan Hermanto menjabat Camat Panggungrejo.

Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf dalam pidatonya mengatakan, mutasi ditubuh pemerintah Kota Pasuruan merupakan formulasi yang pas untuk meningkatkan kinerja, sebagai upaya percepatan menuju Pasuruan Madinah, maju ekonominya, indah kotanya dan harmoni masyarakatnya.

Artinya, SDM (sumber daya manusia) yang ada berada di tempat yang tepat untuk ikhtiar memperkuat bidang yang ada dengan berinovasi, kreatif, dan disiplin dalam menggunakan anggaran. 

"Saya ingin didukung teman-teman dalam mencapai target skala prioritas. Yang pertama ekonomi; kedua keindahan kota; dan ketiga, harmonis masyarakatnya. Harus cepat tapi ketentuan tidak boleh dilanggar," ucap Ipul.

Di kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menyinggung soal jual beli jabatan. Ipul meminta kepada seluruh ASN agar tidak percaya jika ada oknum yang meminta uang untuk sebuah jabatan.

"Jangan percaya jika ada yang ngomong minta uang untuk urusan jabatan. Sudah gak jaman cari jabatan bayar. Kalau masih ada yang mau bayar itu yang keterlaluan adalah yang minta jabatan. Saya tidak minta apa-apa saya hanya minta prestasi," tegas Gus Ipul. ris/wo

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…