Wadahi Diskusi Guru Paud, Pemkot Surabaya Akan Bentuk Graha Paud

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
/qali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
/qali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyediakan wadah untuk diskusi guru Paud di setiap wilayah kelurahan dan kecamatan. Wadah tersebut diberi nama dengan Graha Paud.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, graha paud itu dibentuk sebagai wadah diskusi guru paud dalam menentukan kurikulum, fasilitas belajar yang disamakan antara sekolah satu dengan lainnya dan masih banyak lainnya.

"Jadi, masing - masing wilayah ada perwakilan bunda paud, misal satu kelurahan ada lima paud, harus ada satu koordinatornya. Nanti, perwakilan bunda paud itu menjadi penyambungnya ketika di suatu sekolah ada unek - unek yang ingin disampaikan," kata Eri, Jumat (14/10/2022).

Pria yang akrab disapa Cak Eri tersebut berharap, setelah Graha Paud dibentuk, masing - masing perwakilan bunda paud yang berasal dari setiap kelurahan bisa menyampaikan aspirasinya setiap dua minggu sekali.

"Ketika Graha Paud ini terbentuk, akan menciptakan pendidikan karakter yang luar biasa untuk anak - anak. Jangan sampai, membangun sebuah kota itu berjalan sendiri - sendiri, oleh karena itu kami memberikan wadah itu (Graha Paud) sehingga semua guru bisa bertemu di situ," ujar cak Eri.

Selain itu, Mantan Kepala Bappeko itu menegaskan, tujuan dibentuknya Graha Paud juga untuk mencegah terjadinya kesenjangan antar sekolah ketika memasuki tahun ajaran baru. Cak Eri tidak ingin terjadi sekolah paud satu dengan lainnya sampai kekurangan murid.

"Di lihat nanti, dalam satu kelompok itu ada berapa Paud,  taman bermain dan TK. Kalau sudah dihitung di satu wilayah kelurahan tadi, jangan sampai di satu titik itu ada sekolah yang muridnya lebih banyak daripada sekolah lainnya. Karena itu terjadi di SD, SMP dan SMA," tandas Cak Eri.

Cak Eri khawatir, jika hal itu terjadi di suatu wilayah kelurahan dan Kecamatan, pendidikan anak - anak paud itu akan terhambat dan berdampak bagi masa depan generasi muda Kota Surabaya ke depannya.

"Saya nyuwun tulung Pak Kadispendik (Yusuf Masruh) agar ke depannya tidak ada lagi persaingan, tapi bagaimana bisa saling menunjang dan melengkapi mewujudkan pendidikan yang lebih baik," pungkas Cak Eri. sb

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…