Cegah Kerusakan Jalan, Pemkot Kediri Gunakan Metode Slurry Seal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Lapisan aspal jalan di sejumlah titik Kota Kediri, mulai aus. Karenanya, sejak beberapa hari terakhir Dinas PUPR Kota Kediri melakukan pemeliharaan rutin dengan metode slurry seal.

Perbaikan dilakukan dengan melapisi permukaan aspal dengan aspal baru. Supaya, saat hujan turun belakangan terkahir tidak ada air yang masuk lewat pori-pori aspal yang pecah. Senin (21/11/2022) siang, sejumlah pekerja terlihat memperbaiki titik jalan di Kota Kediri.

Perbaikan dilakukan siang hari, metode slurry seal membutuhkan cuaca panas langsung sinar matahari. Supaya lapisan aspal cepat kering dan melekat ke aspal yang aus. Lapisan itu menggunakan bubur aspal dengan ketebalan sekitar 8 milimeter. Aspal yang sudah aus langsung tertutup dan bagus kembali.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartikasari mengatakan, sebelum memasuki musim hujan, pihaknya sudah mengebut perbaikan dan pemeliharaan jalan di Kota Kediri. Harapannya supaya aspal jalan tidak sampai terjadi rusak parah.

“Tidak bisa ditentukan berapa panjang pemeliharaan dengan teknologi slurry seal. Karena pengerjaan itu spot-spot. Tergantung kondisi aspal yang sudah aus dan perlu diperbaiki dengan teknologi slurry seal itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aktivitas perbaikan itu merupakan pemeliharaan rutin jalan secara preventif. Tujuannya, mencegah air masuk ke lapisan di bawahnya dan membuat jalan lebih awet.

“Penggunaannya pun cepat serta ramah lingkungan. Dengan kondisi cuaca yang mendukung, metode ini cukup cepat. Hanya memakan waktu sebentar,” bebernya. can

Berita Terbaru

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah petani cengkeh di Wonosalam, Jombang mulai merasa lega lantaran harga cengkeh mengalami kenaikan. Meski demikian, hal itu…

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seluruh Anggota Fraksi Partai demokrat Jawa Timur kompak absen dalam Paripurna pembacaan Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur…

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Musim kemarau panjang, sejumlah harga cabai di Pasar Sayur Magetan kembali naik karena pasokan cabai ke pasar berkurang. Padahal,…

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan…

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan mencatat sedikitnya 27 sumber air, mulai telaga, waduk, bendungan hingga…