Ahli: Anemia pada Ibu Menyusui Bisa Pengaruhi Kualitas ASI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Provinsi Aceh menyatakan bahwa anemia pada ibu yang sedang menyusui bisa mempengaruhi kualitas ASI (air susu ibu) yang diberikan kepada anak sehingga berpotensi pada terjadinya stunting.

 Ketua Persagi Aceh Junaidi, mengatakan bahwa anemia juga bisa terjadi pada ibu menyusui. Kemudian, hal yang paling dikhawatirkan adalah jika anemia tersebut masih terjadi ketika seorang ibu mulai menyusui anaknya.

"Kalau ibu mengalami anemia saat menyusui, maka itu akan sangat mempengaruhi kualitas ASI yang diberikan kepada anaknya," kata Junaidi.

Ia menjelaskan, ASI pada ibu tersebut sumbernya berasal dari makanan yang dikonsumsi. Kalau kemudian kondisi zat gizi dari asupannya si ibu kurang dan juga mengalami anemia, maka itu sangat mempengaruhi kualitasnya.

"Maka dari situ lah akan dapat memperparah kualitas ASI yang diberikan kepada anak, serta mempengaruhi jumlah volume ASI yang diberikannya," ujarnya.

Jika kondisi itu terjadi, kata Junaidi, bisa menyebabkan anak yang dilahirkan tersebut nantinya tidak memiliki asupan zat gizi cukup dari ASI yang diberikan ibunya. Kemudian, ketika ASI yang dikonsumsi anak tidak berkualitas atau volumenya kurang, maka cenderung mengalami sakit hingga selanjutnya beresiko terjadinya stunting akibat kekurangan gizi.

"Apalagi kalau misalnya si ibu menyusui tersebut juga mengalami penyakit tertentu. Hal itu justru tidak boleh memberikan ASI kepada anaknya," katanya.

Dalam kesempatan ini, Junaidi mengingatkan bahwa pencegahan anemia tersebut sangat baik dilakukan sejak awal tahapan kehidupan. Mulai dari seorang perempuan berusia remaja 12 tahun.

Remaja-remaja putri berumur 12 tahun, lanjut dia, itu harus benar-benar dipantau secara baik bahkan mengintervensinya. Supaya nantinya dia tidak menjadi remaja-remaja putri yang mengalami anemia.

"Sehingga ketika saatnya nanti dia berumah tangga dia menjadi wanita usia subur atau ibu yang memang sehat sehingga akan melahirkan anak-anak sehat," demikian Junaidi.hlt/asi

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…