Peneliti: Kiat Pertahankan Kecerdasan dan Ketangkasan Mental

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Otak secara alami berubah seiring bertambahnya usia seseorang. Tinjauan sistematis terhadap lusinan penelitian yang diterbitkan tahun ini di Psychophysiology menemukan bahwa konektivitas otak berubah secara dramatis dari waktu ke waktu.

Saat menginjak usia 40 tahun, otak mulai mengalami apa yang oleh ahli saraf disebut "pengkabelan ulang" secara radikal. Jaringan otak yang setiap domain kognitifnya bertanggung jawab atas pemrosesan khusus, secara bertahap menjadi lebih terintegrasi.

Berkat generalisasi, perbendaharaan kata dan pengetahuan umum seseorang cenderung meningkat. Namun, ada dampak negatifnya pada fungsi eksekutif dan rentang perhatian, termasuk menurunnya memori kerja, penalaran, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir abstrak.

"Selama tahun-tahun awal kehidupan, ada organisasi jaringan otak fungsional yang cepat. Penyempurnaan lebih lanjut dari jaringan fungsional kemudian berlangsung hingga sekitar dekade ketiga dan keempat kehidupan," ungkap para peneliti lewat studinya.

Perubahan demikian menyebabkan orang dewasa yang lebih tua cenderung menunjukkan pemikiran yang kurang fleksibel. Sukar bagi mereka membentuk konsep baru dan pemikiran abstrak, karena menurut studi ada penghambatan respons serta penalaran verbal dan numerik yang lebih rendah.

Faktor genetika turut berkontribusi terhadap perubahan tersebut. Guna mengatasinya, sejumlah penelitian menekankan pentingnya tiga hal, yaitu pola makan, olahraga, dan gaya hidup sehat. Kombinasi tersebut dapat secara dramatis memperlambat dan menunda efek konsolidasi dan generalisasi jaringan.

Pola makan yang sehat dapat mengurangi penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia dan risiko berkembangnya berbagai penyakit neurodegeneratif. Olahraga dapat memperlambat kerusakan fisik otak, termasuk membentuk sel-sel otak baru. 

Salah satu penelitian menunjukkan olahraga dapat meningkatkan ukuran hippocampus di otak, bahkan pada orang berusia 60-an dan 70-an. Efeknya, akan mengurangi dampak kehilangan memori terkait usia. Selain itu, penerapan gaya hidup sehat juga dibutuhkan.

Pastikan memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas, serta menghindari rokok dan alkohol. Kurang tidur dikaitkan dengan percepatan atrofi otak dan gangguan konektivitas fungsional otak. Alkohol dan tembakau pun berdampak langsung pada otak, menyebabkannya menua lebih cepat, berhenti tumbuh, dan kehilangan fungsinya, dikutip dari laman Inc, Jumat (2/12).htl/mtl

Berita Terbaru

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

SurabayaPagi, Kudus – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS menggelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli 2026 di Sup…

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia   Foto Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia; Dr. …

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…