Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran meluncurkan operasional mobil rontgen keliling untuk mendeteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC). SP/MDN
Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran meluncurkan operasional mobil rontgen keliling untuk mendeteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC). SP/MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mencegah penularan dan mempercepat target eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur meluncurkan operasional mobil rontgen keliling melalui program "Si Ratu", yakni Siaga Rontgen Untuk Penemuan Tuberkulosis.

"Meskipun targetnya dari pemerintah pusat itu 2030 harus selesai, tapi dengan ada kendaraan rontgen keliling ini, kami berharap tahun 2028 nanti sudah bisa selesaikan," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kamis (23/07/2026).

Pasalnya, wilayah Kabupaten Madiun yang meliputi 15 kecamatan dengan kondisi daerah beragam, mulai dari daerah urban, tepian hutan, hingga lereng Gunung Wilis membuat layanan kesehatan memiliki tantangan tersendiri. Sehingga, dengan adanya mobil rontgen tersebut akan berkeliling ke pelosok-pelosok desa di Kabupaten Madiun yang jauh dari fasilitas rumah sakit sehingga harapannya bisa mempercepat deteksi, pemeriksaan, dan penanganan kasus TBC.

"Dengan mobil rontgen ini tentu sangat efektif, karena masyarakat yang hendak memeriksakan paru-paru tidak harus jauh-jauh ke rumah sakit, namun bisa datang ke mobil rontgen saat datang ke desa maupun ke lokasi kegiatan yang digelar Pemkab Madiun," katanya.

Diketahui sesuai data, target penemuan kasus baru TBC di Kabupaten Madiun yang ditetapkan pusat tahun ini mencapai 1.892 kasus hingga akhir Desember 2026. Hingga Mei, jumlah kasus yang berhasil ditemukan masih sekitar 360 kasus dan terus diupayakan bertambah guna mencapai eliminasi TBC pada tahun 2030.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan koordinasi penanganan TBC juga terus diperkuat melalui peran lintas OPD melalui tim percepatan penanganan TBC sehingga pengobatan bisa segera dilakukan dan target dari pemerintah pusat dapat tercapai. md-02/dsy

Berita Terbaru

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo mulai pasang kuda-kuda menghadapi potensi kekosongan jabatan Wakil Bupati. L…

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti viralnya informasi yang beredar di media sosial yang menyebut jumlah pelajar di Sidoarjo yang terpapar HIV/AIDS…

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Melalui Pelatihan Artificial Intelligence bagi Guru Yayasan Barunawati Surabaya…

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang…

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui revitalisasi lahan perkebunan komoditas, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, berupaya menjaga eksistensi apel sebagai komoditas…

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan setelah kebijakan serupa pada 2025 dinilai mampu meningkatkan…