SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Minimnya jaringan penerbangan antar destinasi wisata unggulan di Indonesia masih menjadi kendala dalam pengembangan industri pariwisata. Padahal konektifitas antar jaringan seperti itu memegang peranan yang sangat penting untuk pengembangan pariwisata ke depannya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, M Yanuar Bramuda mengatakan, jika jaringan penerbangan antar destinasi unggulan itu sudah terkoneksi dengan baik, maka akan berdampak luar biasa pada pengembangan pariwisata.
"Misalnya, setelah berwisata di Yogyakarta, kemudian kepingin melanjutkan ke Banyuwangi, kan tidak bisa langsung, tapi masih harus melalui daerah lain dulu. Kalau masalah itu sudah bisa diatasi, hasilnya pasti akan luar biasa bagi pariwisata," kata Bramuda kepada Surabaya Pagi, di kantornya, Jum'at (9/12/2022).
Saat disinggung tentang pengaruhnya terhadap industri pariwisata Banyuwangi, menurut Bramuda, dampaknya juga sangat terasa.
“Tahun 2022 ini target wisatawan ke Banyuwangi memang sudah terpenuhi, yaitu 2,5 juta wisatawan domestik dan mancanegara. Namun sebenarnya itu masih bisa maksimal lagi kalau jaringan antar destinasi yang ada di Indonesia sudah bisa terkoneksi dengan baik,” ungkap Bramuda. bud
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB
Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Kegiatan patroli sahur yang dilakukan sejumlah remaja di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berubah menjadi a…
Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB
Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Mojokerto menggelar kegiatan Employee Voluntering dengan membagikan takjil kepada…
Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB
Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur belum sepenuhnya diikuti dengan manuver politik yang t…
Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB
Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB
Sebelum Pembacaan Putusan, Dirut PT Pertamina Sudah Menangis. Saat Masuk Ruang Sidang, bergema suara dukungan terhadapnya. “Tuhan Maha Baik,” Teriak Para Pen…
Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB
Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ko Erwin yang menjadi DPO dalam keterlibatan kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dan…
Jumat, 27 Feb 2026 19:03 WIB
Jumat, 27 Feb 2026 19:03 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar perdagangan orang (TPPO). Kasus ini…