Kebiasaan Konsumsi Gula Bisa Picu Kecanduan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Gula merupakan sumber energi yang instan bagi tubuh dan dapat memunculkan perasaan bahagia. Namun kebiasaan mengonsumsi gula ternyata juga bisa memicu timbulnya kecanduan atau craving makanan dan minuman yang manis.

Secara umum, gula adalah karbohidrat sederhana yang dapat diubah menjadi sumber energi untuk tubuh. Gula dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gula alami dan gula tambahan. Gula alami bisa didapatkan dari makanan atau minuman yang secara alami mengandung gula, seperti susu atau buah, sedangkan gula tambahan adalah gula yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman selama proses produksi atau persiapan.

"Tidak sulit untuk menemukan makanan dan minuman dengan gula tambahan," ujar dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah, Jakarta, dr Juwalita Surapsari MGizi SpGK, Minggu (25/12).

Mengonsumsi makanan atau minuman manis diyakini dapat membuat perasaan menjadi lebih baik. Hal ini terjadi karena setelah seseorang mengonsumsi gula, otak akan melepaskan serotonin serta dopamin. Keduanya merupakan neurotransmitter yang berperan dalam brain reward system. "Sehingga suasana hati menjadi bahagia dan mood menjadi lebih baik," ujar Juwalita.

Sayangnya, asupan gula tak hanya bisa memberikan perasaan bahagia, tetapi juga berpotensi memicu "kecanduan". Alasannya, ketika rasa bahagia setelah mengonsumsi gula mereda, otak cenderung menginginkan perasaan bahagia tersebut kembali. Oleh karena itu, ketika kadar glukosa mencapai tingkat yang rendah, akan muncul keinginan untuk mengonsumsi atau craving makanan dan minuman manis. "Hal ini yang memberikan dampak kecanduan gula pada seseorang," lanjut Juwalita.

Bila keinginan ini terus-menerus diikuti, seseorang akan berpotensi mengonsumsi gula secara berlebih. Kebiasaan mengonsumsi gula secara berlebih bisa meningkatkan beragam risiko masalah kesehatan, mulai dari karies gigi hingga obesitas.

Tentu bukan berarti gula tak boleh dikonsumsi sama sekali. Gula tetap dapat dinikmati dalam keseharian, namun secukupnya saja atau dengan batasan. Bila mengacu pada rekomendasi Kementerian Kesehatan RI, batas asupan gula yang dianjurkan adalah 10 persen dari total asupan energi yang dibutuhkan tubuh.

Untuk orang dewasa yang memiliki kebutuhan energi sekitar 2000 kalori, maka batas asupan gula yang dapat dikonsumsi adalah sekitar 200 kalori per hari. Jumlah ini setara dengan 50 gram atau empat sendok makan gula per hari.

Batas asupan gula harian yang direkomendasikan untuk anak cenderung lebih rendah dibandingkan orang dewasa. Menurut dr Juwalita, batas asupan gula untuk anak adalah tidak lebih dari 25 gram atau sekitar dua sendok makan gula per hari. "Batasan ini adalah standar bagi orang dewasa atau anak-anak yang memiliki kadar gula darah yang normal," ujar dr Juwalita.hlt/gla

Tag :

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…