Bawean Gelap Gulita, Bupati Gus Yani Geram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gresik Gus Yani.
Bupati Gresik Gus Yani.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani marah dengan pelayanan PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik. Pasalnya, bupati sudah memfasilitasi menggunakan kapal perang milik TNI-AL, KRI Soeharso untuk berlayar ke Pulau Bawean akibat cuaca buruk, namun tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Pria yang akrab disapa Gus Yani ini geram karena PLN memberikan pelayanan yang buruk. Buktinya hingga detik ini warga di pulau Bawean masih mengalami pemadaman secara bergilir sejak awal desember lalu.

"Kami sudah siapkan KRI Soeharso, diskresi Bupati luar biasa lo ini untuk warga Pulau Bawean, tapi tidak dimanfaatkan dengan optimal oleh PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik. Warga pulau Bawean masih mengalami pemadaman bergilir hingga hari ini," ujarnya.

Padahal, dua hari sebelum KRI Soeharso berangkat, PLN UP 3 Gresik dan PJB UP Gresik menyanggupi mengirim 20 genset. Namun, faktanya genset yang dikirim ke Bawean jumlahnya jauh di bawah itu. Hal ini pun membuat Bupati milenial itu emosi lantaran warganya yang di Pulau Bawean masih mengalami pemadaman secara bergilir.

"Wes pokok'e PLN dan PJB pelayanane buruk," ucapnya dengan nada emosi.

Pemadaman secara bergiliran di 42 Desa di pulau Bawean itu mengganggu aktifitas warga Bawean. Termasuk aktifitas pendidikan di pulau Bawean. Kondisi ini juga dirasakan sejumlah sekolah. Salah satunya UPT SDN 387 Gresik, Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak.

"Mengganggu sekali bapak. Selama pemadaman bergilir itu kami tidak bisa melakukan kegiatan yang berhubungan dengan IT. Ruang kelas pun juga gelap selama KBM, kasihan para siswa," ungkap Waluyo Iskak, Kepala UPT SDN 387 Gresik.

Sementara itu, Kepala PLN UP 3 Gresik, Bustani meminta maaf adanya pemadaman secara bergilir di pulau Bawean. Ia mengatakan, karena kondisi cuaca yang buruk dan manajemen beban membuat PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik di pulau Bawean.

"Iya kami mohon maaf, saat itu hanya empat genset yang bisa kami kirim menggunakan kapal perang KRI Soeharso yang difasilitasi pak Bupati," tutupnya. grs

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…