Penyebab Terbangun Pada Malam Hari Sangat Beragam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sesekali bangun dari tidur sebelum waktunya, seperti tengah malam atau dini hari, mungkin tidak berbahaya. Akan tetapi, terbangun dini hari secara terus-menerus mungkin memerlukan perhatian. Pasalnya, hal itu ditengarai berhubungan dengan kondisi medis tertentu.

Jam tubuh atau ritme sirkadian alami tubuh bertanggung jawab atas beberapa proses biologis, termasuk siklus tidur dan terjaga. Dengan memberikan waktu bagi tubuh untuk tidur tanpa gangguan, ritme tersebut mengatur beberapa sistem penting dalam tubuh.  

Oleh karena itu, sering terbangun dini hari dapat menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik. Mengidentifikasi penyebab masalahnya dapat mencegah kondisi yang parah seperti kecacatan dan kematian. Menurut The Sleep Foundation, terbangun dini hari secara medis disebut nocturnal awakening.

"Meskipun tidak selalu mungkin untuk menentukan dengan tepat alasan seseorang bangun pukul tiga pagi, memahami penyebab umum gangguan tidur dapat membantu orang tidur lebih nyenyak sepanjang malam," demikian keterangan dari Sleep Foundation.

Badan kesehatan itu menjabarkan, penyebab terbangun pada malam hari sangat beragam. Namun, ketika kondisi medis menjadi penyebabnya, hal tersebut dapat masuk ke dalam salah satu dari tiga kategori utama, yakni penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit saluran napas, serta gangguan neurologis. 

Tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan strok berhubungan dengan kualitas tidur yang buruk. Kondisi tersebut menghambat kualitas tidur karena sirkulasi yang buruk, karena tubuh bergantung pada peningkatan aliran darah selama tahap tidur non-rapid eye movement dan rapid eye movement.

Kondisi medis kedua yang terkait dengan terbangun pada malam hari adalah penyakit saluran napas seperti sleep apnea. Gangguan pernapasan lain seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis pun dapat mengganggu tidur sepanjang malam.

Indikasi umum gangguan saluran napas antara lain bangun dengan mulut kering dan sakit kepala pada pagi hari. Ketiga, yakni gangguan neurologis yang jadi penyebab umum tidak sama dengan perubahan umum dalam pola tidur seiring bertambahnya usia seseorang.

"Meskipun normal untuk mengalami sejumlah perubahan pada pola tidur seiring bertambahnya usia, orang yang memiliki kondisi seperti demensia, penyakit alzheimer, dan penyakit parkinson lebih mungkin terbangun dini hari dan kesulitan untuk kembali tidur," kata Sleep Foundation.

Ada banyak bukti bahwa gangguan tidur bisa menjadi indikasi awal penurunan kognitif. Studi menunjukkan, gejala tersebut dapat muncul bertahun-tahun sebelum diagnosis alzheimer. Penyebab lain dari terbangun dini hari dikaitkan juga dengan kondisi kesehatan mental.

Stres bisa jadi penyebab seringnya seseorang terbangun tengah malam atau dini hari. Beberapa kondisi kesehatan lain yang memicunya termasuk pembesaran prostat, neuropati, atau penyakit refluks gastrointestinal, dikutip dari laman Express pada Jumat (6/1/2023).hlt/tdr

Tag :

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…