Penelitian: Pakai Madu Sebagai Pengganti Gula

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebuah penelitian baru menunjukkan manfaat kesehatan penggunaan madu sebagai pengganti gula. Konsumsi madu mentah dari satu sumber bunga disinyalir dapat meningkatkan kontrol gula darah dan menurunkan kadar kolesterol.

"Hasil ini mengejutkan karena madu mengandung sekitar 80 persen gula," kata peneliti senior dalam studi tersebut, Tauseef Khan, yang merupakan periset di bidang nutrisi dari Fakultas Kedokteran Temerty Universitas Toronto.

Khan menggarisbawahi bahwa penelitiannya tidak menyarankan madu bagi orang yang tengah menghindari gula. Dia dan tim peneliti lebih menyoroti tentang "penggantian". Mengganti gula pasir, sirup, atau pemanis lain dengan madu dapat menurunkan risiko kardio-metabolik.

Khan menjelaskan, madu adalah komposisi kompleks dari gula, asam organik, enzim, protein, asam amino, mineral, vitamin, dan zat bioaktif yang dibuat oleh lebah madu dari nektar bunga. Secara substansi, madu dan gula sama-sama merupakan karbohidrat. 

Madu dan gula sama-sama terbuat dari glukosa dan fruktosa, tetapi masing-masing memiliki profil nutrisi, tekstur, dan rasa yang berbeda. Untuk mendapat hasil perbandingan konsumsi madu dan gula, tim melakukan tinjauan sistematis dan metaanalisis dari 18 uji klinis.

Seluruhnya melibatkan sekitar 1.100 peserta. Dalam penelitian, tim menggabungkan hasil dari semua uji coba konsumsi madu pada peserta manusia serta kaitannya dengan penyakit metabolisme. Madu yang ditinjau terdiri dari beragam jenis dan varian.

Khan menyarankan untuk mendapatkan madu mentah dari peternakan lebah setempat. Madu dari bunga apa pun bisa menawarkan manfaat, seperti yang berasal dari tanaman semanggi serta robinia atau acacia bisa. Akan tetapi, pemrosesan madu harus menjadi perhatian.

Khan lebih menyarankan konsumsi madu mentah yang disaring tanpa dipanaskan. Pemrosesan madu yang melibatkan penyaringan dan proses memanaskan bisa merusak madu, membuat madu kehilangan banyak senyawa bioaktif sehingga akan kehilangan sejumlah efek baik.

Keterbatasan lain dari penelitian adalah kurangnya data dari berbagai varietas madu. "Banyak penelitian menggunakan madu polifloral, yang merupakan madu campuran dan tidak ada yang tahu dari mana asal bunga itu," ujar Khan.

Juru bicara nasional Academy of Nutrition and Dietetics, Emma Laing, berpendapat penelitian yang digagas Khan kuat dari sudut pandang ilmiah, namun butuh lebih banyak penelitian lanjutan. Hlt/mdu

Tag :

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …