Mendengkur Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagian orang mengalami masalah dengkuran hampir setiap malam. Ada kalanya, mendengkur kronis bisa menjadi tanda masalah medis yang lebih besar.

 Menurut Yale Medicine, mendengkur hanyalah kebisingan yang disebabkan oleh aliran udara yang tidak tepat saat tidur. "Saat kita tidur, jaringan lunak di saluran pernapasan mengendur, yang mempersempit jalan napas," ujar Alayna Vaughan dari Ted-Ed seperti dilansir laman USA Today, Senin (9/1).

Ketika saluran pernapasan menyempit, aliran udara harus lebih kuat, yang dapat menyebabkan jaringan kita yang rileks bergetar dan mengeluarkan suara. "Masalah yang berpotensi membuat penyumbatan saluran napas, seperti infeksi sinus, polip hidung, dan radang amandel dapat memperburuk dengkuran," menurut Yale Medicine.

Yale Medicine melaporkan, mendengkur dapat disebabkan oleh obesitas atau kelebihan berat badan. Bisa pula disebabkan oleh otot lemah di tenggorokan dan/atau lidah, kehamilan, serta kelainan anatomi seperti septum hidung bengkok.

 Penyebab lainnya adalah sumbatan hidung karena alergi, sakit, atau polip. Langit-langit panjang atau uvula juga bisa memicu dengkuran. Selain itu, tidur telentang dapat menyebabkan lidah menutupi bagian belakang tenggorokan sehingga membuat Anda mendengkur.

"Mendengkur kronis bisa menjadi tanda apnea tidur, yaitu masalah medis terbesar yang terkait dengan mendengkur," ujar Yale Medicine

Sleep apnea adalah suatu kondisi yang menyebabkan orang berhenti bernapas secara berkala saat tidur. "Ada dua jenis sleep apnea, yakni sleep apnea sentral dan sleep apnea obstruktif," ujar Vaughan.

Sleep apnea sentral menyebabkan otak terkadang gagal mengatur pernapasan, meskipun mendengkur lebih jarang terjadi pada jenis apnea tidur ini. Menurut Mayo Clinic, sleep apnea obstruktif, yang disebabkan oleh penyumbatan di saluran napas, lebih sering terjadi. "Jika Anda memiliki kedua jenis apnea tidur, itu dikenal sebagai apnea tidur kompleks," kata Vaughan.

Selain potensi kelelahan akibat kualitas tidur yang buruk, sleep apnea obstruktif meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung, strok, dan detak jantung yang tidak normal. Seorang dokter mungkin merekomendasikan mesin continuous positive airway pressure (CPAP) untuk mengobati sleep apnea dan/atau menghilangkan dengkuran.hlt/dkr

Tag :

Berita Terbaru

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Brigjen Pol. Hermawan, menegaskan bahwa f…

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah saat ini mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan m…

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ada hasil penelitian yang mau dipamerkan adalah produk teknologi gas Adsorbed Natural Gas (ANG). “Ada pro…

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang J…

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…