Pemkot Surabaya Siapkan TPU di Kawasan Warugunung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Tempat pemakaman umum Keputih hampir penuh. SP/AFP/JUNI K
 Tempat pemakaman umum Keputih hampir penuh. SP/AFP/JUNI K

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemkot Surabaya menyiapkan lahan di Warugunung untuk digunakan sebagai tempat pemakaman umum (TPU) menyusul lahan TPU Keputih dan Babat Jerawat saat ini sudah mulai penuh.


"Lahannya cukup luas, memang ada di tepi kota namun ketersediaan lahannya cukup luas. Apabila mencari yang di tengah kota sudah kesulitan," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Senin (20/02).

Armuji menyebut ada 80 hektare lahan di Surabaya yang digunakan untuk pemakaman umum. Hingga kini, lanjut dia, Pemkot Surabaya tengah melakukan beberapa langkah untuk pembebasan lahan.

"Yang sudah menjadi aset pemkot sampai tahun anggaran 2022 baru 10,41 hektare, nanti secara gradual akan ditambah di tahun-tahun anggaran berikutnya," kata Cak Ji, panggilan akrabnya.

Menurut dia, berdasarkan penetapan lokasi tahap pertama yang telah disetujui Gubernur Jawa Timur seluas 22,45 hektare, maka tanah yang berhasil dimasukkan aset sebesar 46,4 persen dari ketetapan.

"Nanti akan dilakukan percepatan mengingat kebutuhan mendesak, teman-teman di DPRKPP (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan) Surabaya yang bertugas melakukan pembebasan lahan," kata dia.

Cak Ji mengatakan, Pemkot Surabaya mengelola 13 TPU dan satu krematorium. Jumlah tersebut belum termasuk 300 TPU yang dikelola oleh warga. TPU di bawah naungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) memiliki standardisasi khusus dalam pengelolaannya.

"Keterbatasan akan ketersediaan lahan makam seringkali menjadi keluhan warga mengingat apabila makam sudah penuh maka bisa ditumpuk di liang yang sama apabila satu keluarga," ujar dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah sebelumnya jauh-jauh harus sudah meminta pemerintah kota setempat merealisasikan rencana menambah tempat pemakaman umum baru di Waru Gunung saat pandemi COVID-19.

Menurut Laila, jumlah kematian akibat COVID-19 di Surabaya saat itu cukup tinggi sehingga berdampak terhadap kapasitas pemakaman di dua TPU yang dimiliki Pemkot Surabaya, yakni Keputih dan Babat Jerawat.

"Tempat pemakaman umum di Surabaya perlu ditambah. Aset pemkot kan banyak, jadi bisa digunakan dalam situasi seperti ini. Bisa saja rencana awal membuat pemakaman baru di Waru Gunung diwujudkan," ujarnya.k-1/na

Berita Terbaru

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terseret kasus manipulasi ekspor…