Baim Wong Datangi Polda Sumut Terkait Kasus Penipuan Uang Rp 149 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Baim Wong. SP/ SBY
Baim Wong. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Artis Baim Wong tiba-tiba mendatangi panggilan Polda Sumatera Utara (Sumut) lantaran modus bagi-bagi hadiah atau give away yang mengatasnamakan dirinya, pada Senin (10/04/2023).

Menurut Baim Wong banyak pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan dengan mencatut namanya dalam kasus penipuan.

"Setiap ada penipuan dan bukti2nya jg ada, saya selalu buat laporan untuk membantu mereka. Berharap pelakunya tertangkap, dan uang mereka kembali. Sebisanya saya akan bantu. Untuk cepet tidaknya tindakan, saya ga bisa menjamin apa2. Tapi selama ini saya sudah buat banyak laporan," tulis Baim Wong menyertai unggahannya pada Senin (10/4/2023).

Sementara itu, terkait dengan kasus penipuan dengan modus giveaway, tersangka diketahui berinisial MK (25) warga Kota Tanjungbalai. Bahkan Baim Wong, menyelesaikan pemeriksaan tersebut, hingga malam hari, sekitar pukul 20.30 WIB. Keluar dari ruang pemeriksaan.

“Saya ke Sumut, sebenarnya saya senang karena ada penangkapan penipuan atas nama saya. Orangnya sudah ketangkep dan tadi saya dipersilakan juga untuk ketemu. Saya menanyakan juga kenapa melakukan dan lain-lain,” kata Baim, dikutip Selasa (11/04/2023).

“Saya laporannya di Jakarta tetapi karena ketangkap duluan di sini, jadi dipanggilnya disini,” sambung suami Paula Verhoeven itu.

Kerap kali aksi penipuan itu menggunakan data-data lengkap milik Baim Wong , bahkan sampai menggunakan surat kepolisian, misalnya yang pernah terjadi dengan menggunakan surat izin Polda Metro Jaya dan foto wajah Baim.

“Surat izin Polda Metro Jaya dan muka saya. Jadi berani banget. Saya enggak tahu sebenarnya dibilang tadi antisipasi saya,” kata Baim.

Sejak saat itu sebenarnya Baim Wong berpikir bahwa kasus penipuan yang mencatut namanya telah selesai. Namun dia heran penipuan dengan memanfaatkan namanya masih terjadi.

"Saya kira sudah selesai semua. Malah pas saya diam di tahun 2022, ada yang mengadu lagi. Saya lihat bukti-bukti semuanya ada. Akhirnya saya bergerak lagi untuk mencari lagi. Setiap orang saya tanya mana buktinya. Kalau ada saya laporkan," jelasnya.

Baim juga meminta masyarakat agar lebih bijak dalam mengikuti kegiatan berbagi yang dilakukan oleh Baim. Baim mengingatkan bahwa akun yang digunakannya untuk berbagi hanya satu akun resmi saja @baimwong yang bercentang biru.

Lainnya, untuk mencegah kasus serupa, Baim menyampaikan bahwa kegiatan berbagi yang ia lakukan tidak pernah memungut biaya apa pun, misalnya pajak dan lainnya. Jadi, jika akun yang mengatasnamakan dirinya tapi meminta biaya, sudah tentu bukan Baim asli, tambahnya.

Briptu Irayata Gurusinga, Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, menjelaskan modus penipuan yang mengatasnamakan Baim Wong dilakukan dengan meretas akun Facebook dan mengaku menerima hadiah dari Baim Wong. Adapun akun yang di-hack adalah akun-akun para teman korban. Tujuannya, agar korban percaya atas penipuan tersebut.

“Jadi korbannya yang membaca, yang kenal dengan pemilik Facebook otomatis tertarik dan ngeklik link itu karena mengajak, ayo ikut juga dapat giveaway dari Baim,” kata Ira.

“Nah, setelah diklik langsung connect ke akun WhatsApp yang sudah di-setting dari awal memang seolah-olah akun WA-nya Baim Wong,” sambung dia.

Saat korban sudah terkontak dengan pelaku, pelaku kemudian menjanjikan keuntungan kepada korban. Korban yang tertarik pun memberikan biaya-biaya yang disebut sebagai uang jaminan.

Evi (48), korban penipuan dari pelaku yang mengatasnamakan Baim Wong, menjelaskan awalnya ia hanya tertarik lewat postingan akun temannya—akun tersebut merupakan hasil hack dari pelaku.

Kemudian, Evi yang merasa tertarik, mencoba mengikuti langkah-langkah untuk memenangkan giveaway tersebut. Evi diminta untuk mengirimkan uang sebagai syarat pencairan dana giveaway tersebut. Mulai dari Rp 500 ribu, Rp 1 juta hingga Evi memberikan uangnya sebesar Rp 149 juta.

Evi menjelaskan, ia sempat ragu di tengah jalan ketika ia sudah mengirimkan uang sekitar Rp 80 juta. Meski begitu, ia tetap diperdaya oleh pelaku.

“Saya juga sempet ragu, saya sudah kasih setengah, sekitar Rp 70 juta sampai Rp 80 juta, saya bilang, balikin saja duit saya, saya enggak jadi mau Rp 20 jutanya, tapi kata dia, kalau saya berhenti uang saya hangus, saya juga ya bagaimana ya, akhirnya saya kasih lagi, sampai Rp 149 juta,” kata Evi.

Akibat dari kejadian tersebut, Evi merasa dirugikan sehingga datang ke Kantor SPKT Polda Sumut untuk membuat Laporan Polisi agar pelaku dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI pada 30 Desember 2022 lalu.

Menanggapi hal tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan terhadap nomor handphone beserta nomor rekening korban. Saat ini, pelaku, Mulia Kantana, warga Tanjung Balai, sudah ditangkap dan ditahan di Polda Sumut. dsy/kmp/l6/vva/mrd

 

Berita Terbaru

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Progres pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Mojokerto terus menunjukkan tren positif menjelang batas …

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial t…

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Petinju profesional asal Magetan bakal ikut berlaga di arena tinju profesional Predalion Fight Night II yang digelar di GOR Hayam W…

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…