Bikin Bonek Geram, Manajemen dan Pemain Persebaya Minta Maaf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Permintaan maaf dari tiga pemain Persebaya. Foto: instagram (@officialpersebaya).
Permintaan maaf dari tiga pemain Persebaya. Foto: instagram (@officialpersebaya).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Manajemen Persebaya Surabaya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi bersumber dari postingan Instagram salah satu pemain Bajul Ijo yang memantik reaksi keras dari supporternya, bonek mania.

Sebagaimana diketahui, Persebaya Surabaya baru saja melakoni laga tunda pekan ke-28 Liga 1 Indonesia melawan Arema FC pada Selasa (11/04/23) di Stadion PIK, Jakarta. Dalam laga tersebut, Persebaya Surabaya meraih kemenangan 1-0 melalui gol tunggal yang dicetak oleh Muhammad Iqbal pada menit ke-36.

Maka dari itu, wajar saja ketika kemenangan dramatis Persebaya itu disambut sukacita Bonek Mania. Namun sayangnya, kemenangan tersebut dicoreng oleh aksi tidak pantas dari pemainnya. Hal ini diketahui lewat unggahan story Instagram salah satu pemain, Arief Catur.

Video Arief Catur itu viral di media sosial karena netizen mendengar seorang pemain mengubah lirik ‘Song For Pride’ Persebaya Surabaya serta kata-kata yang menyinggung Bonek di akhir video.

Melansir Instagram @surabayafans.27, beberapa pemain sempat mengatakan, "ku selalu mendukungmu tapi bohong", "lek menang doang", dan "lek menang ae kok cek rame ne".

Ulah pemain ini dianggap menghina Song for Pride. Sebab memelesetkan lirik anthem wajib Persebaya itu. Selain itu, mereka juga dianggap tidak menghargai Bonek yang telah menyambut dengan luar biasa kepulangan mereka ke Surabaya usai game lawan Arema.

Lantaran hal tersebut, Bonek menuntut klarifikasi dari pihak manajemen. Bahkan, Bonek juga mengancam akan mengosongkan tribun jika Persebaya tidak ada klarifikasi dan tindakan tegas dari manajemen.

"Green Nord'27 akan mengosongkan tribun saat laga @persebayaupdate vs Dewa United bila pihak Persebaya tidak ada klarifikasi dan tindakan tegas atas kegaduhan anthem Song for Pride yang diplesetkan," tulis akun @Green_Nord27.

Demi meredakan amarah Bonek, melalui instagram @officialpersebaya, manajer Persebaya, Yahya Alkatiri turut meminta maaf secara terbuka kepada bonek mania.

Dalam unggahan terbaru, Persebaya Surabaya menampilkan video manajer Yahya Alkatiri yang tampak marah pada pemain lantaran adanya permasalahan itu.

“Seluruh tim dan manajemen meminta maaf atas kegaduhan dari unggahan salah satu pemain Persebaya. Di mana dalam video tersebut, terdengar adanya kata-kata yang berbeda dari lirik anthem Song For Pride. Serta kata-kata yang menyinggung Bonek di akhir video,” kata Yahya, Kamis (13/4/2023).

Yahya pun mengaku akan menindak tegas para pemainnya.

“Manajemen telah melakukan evaluasi internal terkait masalah ini. Meski tidak ada kesengajaan, pemain tetap diwajibkan untuk meminta maaf dan mendapat sanksi dari manajemen. Agar sanksi serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” terangnya.

Selain Bonek, Yahya juga menilai jika hal ini telah menyinggung perasaan klub.

"Hari ini, memang sengaja saya kumpulkan di sini. Karena ini sudah sangat menyinggung perasaan klub. Klub yang kamu bela, sekarang sedang tersinggung,” ujarnya.

“Yang pertama, adalah masalah Song for Pride. Itu ditulis waktu zaman perjuangan. Logo yang di depan Sutos, itu simbolnya klub,” ujarnya.

Ia mengaku tak terima dengan perbuatan yang menyalahi tersebut.

“Siapapun yang mengubah itu, akan menjadi masalah klub. Aku nggak pernah marah, tapi kalau sudah nyenggol klub, aku yang nggak terima,” tuturnya.

Kemudian, Yahya memperingatkan agar para pemain tidak membuat guyonan lewat simbol-simbol klub.

“Simbol-simbol klub jangan dibuat main-main. Aku tahu mungkin kalian nggak sengaja bercanda, tapi kalau nyenggol simbol klub, ya, janganlah. Bercanda yang lain saja,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan pentingnya peran suporter bagi klub. Ia mengatakan bahwa bonek merupakan salah satu faktor kesuksesan klub.

“Yang kedua, urusan suporter. Kita ada di klub besar. Suporter itu menjadi bagian dengan itu. Kalau mau kita juara itu ada lima hal yang harus besar," tuturnya.

Setelah Yahya Alkatiri, tiga pemain diketahui memberikan klarifikasi dan permintaan maaf terhadap Bonek dan klub. Mereka adalah M. Supriadi, kiper Andhika Ramadhani, dan Andre Oktaviansyah.

Ketiga pemain tersebut kompak mengakui kesalahannya. Supriadi mengaku dirinya tidak bermaksud untuk mengubah lirik anthem song for pride. Melainkan memang karena sedang bercanda.

“Sebelumnya saya meminta maaf. Saya bukan bermaksud mengganti lirik atau bagimana, saya gak ada niatan buat bercanda lagu itu,” ujar Supriadi.

Hal yang sama diungkap Andre Oktaviansyah, ia mengaku dengan spontan mengatakan hal itu tanpa ada unsur kesengajaan.

“Saya juga ingin bicara soal mungkin suara saya ada setelah nyanyi mendukungmu. Karena memang lagi nyanyi terus keluar dengan spontan dan lagi bercanda. Dan itu tidak ada kesengajaan untuk mengganti lirik. Jadi saya juga ingin minta maaf kepada para suporter atas kejadian semalem,” jelas Andre.

Sementara itu, Andika Ramadhani mengaku punya trauma lantaran ada salah satu oknum yang telah menyerang kepada ranah pribadinya.

“Saya memohon maaf atas perkataan saya di akhir video kemaren,” kata Andika.

Unggahan Persebaya Surabaya tersebut langsung dibanjiri beragam komentar netizen, termasuk Bonek Mania. Tak sedikit yang memuji keberanian Persebaya dan pemain dalam meminta maaf. sb

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…