Remaja Jadi Ujung Tombak Program Aksi Bergizi Turunkan Angka Stunting di Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadinkes Jawa Timur, dr Erwin Ashta Triyono ketika ditemui di acara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/5). SP/DEV
Kadinkes Jawa Timur, dr Erwin Ashta Triyono ketika ditemui di acara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/5). SP/DEV

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Timur, dr Erwin Ashta Triyono menyebut salah satu program dari Kementerian Kesehatan RI yaitu Aksi Bergizi bertujuan untuk menurunkan angka stunting nasional menjadi 14%.

Untuk itu, Dinkes Jatim akan menjalin kolaborasi dengan pihak-pihak dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial. Sebab dr Erwin menyebut, untuk menyelesaikan masalah stunting ini harus diawalin sejak usia sekolah remaja atau SMA.

"Diharapkan remaja usia sekolah SMA sederajat ini mendukung dan ikut bergabung menyukseskan program aksi bergizi ini," sebut dr Erwin ketika ditemui di acara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/5).

Program aksi bergizi ini memiliki empat poin yang menitik beratkan kecukupan nutrisi bagi para remaja, yang pertama adalah olahraga, sarapan bersama, tablet tambah darah dan edukasi gizi seimbang.

"Kalau remaja-remaja kita sehat, rajin makan sayur, protein dan buah, diharapkan nanti ketika tiba waktunya pra-nikah mereka juga sehat, ketika yang wanita hamil, kehamilannya juga sehat dan melahirkan bayi-bayi yang sehat pula." sebut dr Erwin.

Dr Erwin juga menyebut, data stunting menjadi isu penting, sebab pada skala nasional pun masih perlu memilah kategori masyarakat yang termasuk stunting, pendek biasa, atau stunting karena penyakit.

"Tujuannya kalau nanti ditemukan warga yang stunting karena penyakit, akan segera kita obati penyakitnya, bisa jadi karena TBC atau HIV," jelasnya.

Secara detail dr Erwin menyebut Dinkes memilik tiga program yang sangat gencar digaungkan kepada masyarakat, yang pertama yaitu masyarakat harus sejahtera.

"Yang artinya masyarakat harus memiliki kemampuan untuk membeli komoditi atau makanan, di sini kembali lagi kita harus menjalin kolaborasi dengan pihak-pihak dinas terkait untuk menuntaskan kesejahteraan masyarakat, terutama yang kurang mampu." jelasnya.

Sedangkan yang kedua adalah pola asuh bayi atau anak, di mana orang tua harus memiliki pemahaman untuk memenuhi nutrisi bayi mereka secara maksimal. dr Erwing berpesan bagi para orang tua yang mampu, jangan sampai masalah ini dibebankan kepada orang lain seperti asisten rumah tangga yang mungkin kurang mengerti masalah gizi.

Dan yang terakhir adalah pendekatan medis, tujuannya adalah untuk mengetahui penyebab dari permasalahan stunting tersebut, "Kalau memang (stunting) karena penyakit, ya harus segera diobati. Jangan sampai terus memberi nutrisi, tapi tidak mengobati penyakit yang mendasari stunting itu." tutup dr Erwin, Selasa (2/5).dev

Berita Terbaru

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan orang dekat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel, mengaku mengelola dana sebesar Rp7 m…

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank…

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya” mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Timur. Hingga 2…

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada puluhan pedagang kelontong…

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - 200 petarung mixer martial arts (MMA) bakal berlaga dalam kejuaraan Adu Wani piala walikota Madiun 2026 pada tanggal 24-25 Juli di A…

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- 10 saksi dari pihak swasta dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus …